Mitrapost.com – Gempa Nabire, Papua Tengah terjadi pada hari ini Jumat (19/9/2025) dini hari tepatnya pukul 01.19 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Goeofisika (BMKG) mencatat gempa memiliki magnitudo 6,6. Namun laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat megnitudo 6,1.
Gempa memiliki kedalaman 10 kilometer. Sedangkan episentrum gempa berada di 28 kilometer atau 17 mil di selatan Kota Nabire, yang berbatasan dengan Papua Nugini.
Gempa yang terjadi tak berpotensi menyebabkan tsunami. Meski begitu, tercatat ada 14 kali gempa susulan sejak pukul 01.33 WIB hingga 7.55 WIB.
Terbaru gempa susulan terjadi dengan magnitudo 3,1. Sedangkan gempa susulan terkuat memiliki magnitudo 5,1.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menginformasikan jika gempa bumi yang terjadi termasuk gempa dangkal.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar anjak Weyland. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujarnya dilansir dari Detik. (*)

Redaksi Mitrapost.com






