Pati, Mitrapost.com – Pinggiran Sungai Silugonggo, tepat di Dukuh Sampang, Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, ambles sedalam 1,5 meter. Akibatnya, bangunan punden dan tempat pompa air irigasi terdampak.
Amblesnya tanah pinggir Sungai Silugonggo itu dikhawatirkan salah seorang warga setempat bernama Sudarno. Ia khawatir tanah ambles itu semakin parah.
Sudarno mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu (22/08/2026) dini hari. Menurut dia, kondisi amblesnya tanah tersebut semakin parah.
“Sabtu perkiraan kurang lebih jam 1-2 dini hari. Kemarin tidak seberapa dan ini tambah lebar,” ujar Sudarno ditemui di lokasi, Senin (24/08/2026) siang.
Ia menyebut, titik ambles tanah yang paling parah berada di sepanjang 25 meter. Sementara, total keseluruhan tanah yang mengalami retakan 40 sampai 50 meter.
Menurutnya, tanah ambles itu dipengaruhi dari penyusutan debit air di Sungai Silugonggo tepat Desa Tondomulyo tersebut.
Punden dan Tempat Pompa Air Terdampak
Dia bilang, amblesnya tanah tersebut, mengakibatkan punden dan tempat pompa air irigasi terdampak. Menurutnya, pompa yang berada di dalam itu, tidak bisa difungsikan untuk mengairi sawah.
“Itu kan tidak bisa berfungsi, tidak bisa untuk mengairi sawah petani-petani,” kata dia.
Warga Minta Penanganan Cepat
Adanya kejadian itu, Sudarno berharap Pemerintah Kabupaten Pati untuk segera bertindak. Sudarno khawatir jika tidak segera diperbaiki aktivitas pertanian warga bakal terdampak.
“Kalau masyarakat ya begitu Mas, harus cepat ada perbaikan dikarenakan disini tanah banjir, kalau ini tidak dipercepat diperbaiki mungkin masyarakat sini tidak bisa mengolah tanah lagi,” tandasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






