Mitrapost.com – Seorang pria yang ditemukan tewas di dalam mobil di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) sempat dikira kecelakaan. Namun, menurut dugaan polisi, pria berinisial H (35) itu merupakan korban pembunuhan.
Kapolsek Campalagian Iptu Arifuddin mengatakan, kasus tersebut awalnya dilaporkan sebagai kecelakaan. Setelah polisi tiba di lokasi dan melakukan penyelidikan, pihaknya menduga korban sengaja dihabisi nyawanya oleh pelaku dengan cara ditembak.
“Awalnya itu laporan kecelakaan, ternyata setelah diselidiki ada dugaan dibunuh,” kata dia, Minggu (21/9/2025), dikutip Detik.
Saat kejadian, korban bersama dua temannya di dalam mobil. Menurut keterangan saksi tersebut, sebelum kejadian, H sempat diikuti oleh orang tak dikenal yang mengendarai motor, kemudian langsung menembak korban tepat di kepalanya.
Petugas juga menemukan luka di bagian kepala korban saat pemeriksaan awal. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan para saksi untuk memburu pelaku.
“Sampai tadi malam masih diinterogasi terus itu yang ditemani (korban) di dalam mobil. Kan bertiga di atas mobil menurut keterangan temannya,” ujar Iptu Arifuddin.
“Temannya (korban) bilang tiba-tiba ada motor ikuti langsung ditembak masuk di kepalanya. Memang ada luka di kepala (korban),” jelasnya lagi.
Pada Sabtu (20/9/2025), ditemukan jasad H di dalam mobil yang berhenti di tepi jalan Desa Lagi-Agi, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.
Menurut informasi dari warga, ia mendengar suara keras seperti letusan ban sebelum penemuan jenazah H.
“Setelah itu saya cek di depan rumah, ada mobil berhenti. Menyala lampu belakangnya, saya kira bannya meletus,” ungkap saksi bernama Saoda. (*)

Redaksi Mitrapost.com



