Cegah Potensi Konflik di Pati, Kasi Trantib Dibekali Pelatihan Intelijen

Pati, Mitrapost.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pati memfasilitasi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang kewaspadaan dini dan intelijen lapangan, bagi para Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) di sejumlah 21 kecamatan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (22/10/2025) hingga Kamis (23/10/2025) ini, digelar di Aula Komitmen BKPSDM Pati. Total ada 24 peserta yang mengikuti Bimtek, yang terdiri atas 21 Kasi Trantib dan tiga perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati.

Kepala Bidang Pengembangan SDM BKPSDM Kabupaten Pati, Bagas Dharmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari permintaan Kesbangpol agar Kasi Trantib mendapatkan pembekalan khusus.

“Awalnya dari Kesbangpol mengajukan permintaan agar difasilitasi kegiatan Bimtek untuk Kasi Trantib. Katanya selama ini mereka belum pernah mendapatkan pembekalan seperti ini,” ujar Bagas.

Bagas menambahkan, meski anggaran BKPSDM tengah dilakukan efisiensi, pihaknya tetap berupaya mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan fasilitas tempat dan pendanaan.

“Biasanya kegiatan seperti ini dilaksanakan di luar, seperti di hotel. Namun karena efisiensi, kali ini kami laksanakan di aula BKPSDM. Kami hanya memfasilitasi tempat dan anggaran, sementara penyusunan materi disiapkan oleh pihak ketiga,” jelasnya.

Adapun narasumber Bimtek berasal dari unsur intelijen dan kejaksaan, yang akan memberikan pembekalan tentang analisis potensi konflik dan strategi kewaspadaan dini di lapangan.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pati, Niken Tri Meiningrum, mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk memperkuat peran Kasi Trantib dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.

“Tujuan Bimtek ini adalah membekali teman-teman Kasi Trantib agar memahami langkah-langkah kewaspadaan dini di wilayahnya, terutama dalam menganalisis potensi konflik agar tidak berkembang menjadi permasalahan yang membahayakan ketertiban,” tutur Niken.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini peserta diharapkan mampu memahami cara membuat laporan intelijen lapangan, menganalisis situasi sosial, serta mengantisipasi potensi kerawanan di tingkat kecamatan.

“Setiap daerah memiliki karakter masyarakat yang berbeda, jadi pendekatannya pun harus disesuaikan. Kalau memang tidak bisa diatasi di tingkat kecamatan, nanti akan ditarik ke kabupaten agar bisa dicarikan solusi bersama,” imbuhnya.

Niken juga menyampaikan apresiasinya kepada BKPSDM Kabupaten Pati yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut meski dalam kondisi efisiensi anggaran.

“Kami berterima kasih kepada BKPSDM yang sudah memfasilitasi. Ini kegiatan yang sangat dibutuhkan karena bisa menjadi bekal penting bagi Kasi Trantib dalam mendukung tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati