Banjir di Semarang Sebabkan Tiga Orang Tewas

Mitrapost.com Banjir di Semarang menyebabkan tiga orang tewas. Peristiwa terjadi di lokasi yang berbeda.

Kejadian pertama menimpa Achmad Rifqie Arzan (7). Ia terpeleset kemudian hanyut di selokan Perum Graha Mukti Asri Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang pada Selasa (28/10/2025).

“(Achmad Rifqie ini korban ketiga akibat banjir Semarang?) Iya, jadi terpeleset kemudian hanyut dan meninggal. Itu korban laka (kecelakaan) air,” ujar Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto dilansir dari Detik.

Usai kejadian, tim SAR gabungan sudah turun tangan menyisir lokasi korban hanyut. Tas korban ditemukan.

“Penyisiran dilakukan dari lokasi kejadian ke arah utara sejauh dua kilometer, dan dari arah utara ke barat sejauh dua setengah kilometer,” ujarnya.

Petugas kemudian juga menemukan korban, sayangnya ia sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Sementara itu, korban bernama Eko Rusianto juga meninggal dunia karena tenggelam. Warga Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara itu awalnya membersihkan sampah di Kolam Retensi Trimulyo, Sabtu (25/10/2025).

Nahas, ia terpeleset dan tenggelam ke dalam kolam tersebut. Saat melakukan bersih-bersih, korban tak mengenakan rompi pelampung, melainkan ban dalam mobil. Sedangkan korban juga tak bisa berenang.

“Kejadian tenggelam di Trimulyo ini kecelakaan kerja. Korban terpeleset dan akhirnya tenggelam karena tidak bisa berenang,” ujarnya.

Korban ketiga berinisial FAS. Ia awalnya bermain di aliran luapan air banjir. Korban dilaporkan tewas karena tenggelam di Jembatan Pertigaan Masjid Gebangsari, Kecamatan Genuk.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, anak tersebut tenggelam,” jelasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati