Mitrapost.com – Sebuah insiden mematikan terjadi di dekat Benteng Merah (Red Fort) di Ibu Kota New Delhi, India, ketika salah satu mobil mengalami ledakan secara tiba-tiba hingga menewaskan setidaknya sebanyak delapan orang dan 11 lainnya terluka parah.
Melansir dari CNBC Indonesia, kepolisian setempat melaporkan bahwa insiden yang memicu respons terkait keamanan besar-besaran ini tepatnya terjadi di dekat stasiun metro Benteng Merah di kawasan Delhi Lama.
Salah satu tayangan televisi India menyiarkan sebuah rekaman yang menunjukkan adanya kobaran api besar dan berbahaya, hingga mengenai beberapa kendaraan, termasuk mobil yang sudah rusak parah akibat dari ledakan tersebut.
Hingga kini, belum diketahui dengan pasti terkait penyebab ledakan. Sementara, pihak-pihak yang berwenang menolak untuk memberikan spekulasi. Untuk itu, juru bicara kepolisian, Sanjay Tyagi, mengonfirmasi bahwa kasus ini telah diambil alih oleh unit investigasi khusus.
“Kasus ini sedang dalam penyelidikan dan penyebab pastinya tidak segera diketahui,” ucap Tyagi, dikutip dari CNBC Indonesia.
Setelah itu, peringatan darurat disebarkan dengan segera ke wilayah sekitar oleh pihak berwenang India, seperti penempatan batas siaga merah yang diletakkan di kawasan Uttar Pradesh yang berbatasan dengan New Delhi.
Amitabh Yash, seorang pejabat Provinsi Uttar Pradesh segera memberikan reaksi terkait ancaman keamanan tersebut dengan mengatakan kepada media lokal, bahwa semua pejabat senior di Uttar Pradesh telah menerima instruksi mendesak.
“Semua pejabat senior diinstruksikan untuk meningkatkan keamanan di situs-situs keagamaan, distrik sensitif, dan daerah perbatasan,” jelas Yash. (*)

Redaksi Mitrapost.com






