Mitrapost.com – Banjir bandang dan longsor melanda Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Bencana tersebut terjadi usai hujan deras melanda kawasan tersebut pada Minggu (28/12/2025). Dampak dari bencana tersebut, sebanyak 13 jiwa dari Kampung Kerikil pun harus mengungsi.
“Masyarakat kemudian mengungsi di mushola, majelis taklim, atau rumah sanak saudara mereka. Hal itu disebabkan kekhawatiran akan terjadinya longsor atau banjir susulan saat hujan turun kembali,” bunyi keterangan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi dilansir dari Kompas.
Longsor menyebabkan dua rumah warga rusak dan satu rumah terseret longsoran yaitu milik Mahpudin.
Sedangkan banjir karena luapan sungai menyebabkan setidaknya 11 jembatan putus. Padahal jembatan tersebut menjadi akses warga sehari-harinya.
Sebanyak 11 jembatan itu diantaranya tiga jembatan di Kampung Karikil, dua jembatan beton dan enam jembatan kayu ada di Kampung Cigadog. Akibatnya, sejumlah kampung pun terisolasi.
“Yang terisolir di Kampung Cigadog RT 01 dan RT 02 RW 02, serta di Kampung Cipiit RT 04 RW 06,” kata Sekretaris Desa Bojongsari, Ujang.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya pun meminta bantuan ke instansi terkait untuk penanganan bencana.
“Saya lagi di Desa Bojongkalong komunikasi sama orang Dinas PU mengenai alat berat,” ujarnya.
Banjir yang terjadi juga menyebabkan lahan pertanian seluas 30 hektare milik warga terdampak. (*)

Redaksi Mitrapost.com


