Mitrapost.com – Warga Garut bernama Holis Muhlisin mendapatkan intimidasi usai memviralkan jalan rusak di wilayah tersebut.
Holis awalnya membuat video keluhan kondisi jalan rusak di wilayah selatan Garut tepatnya Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu. Video itu kemudian menyebar luas dan mendapatkan reaksi keras dari orang sekitar.
Dalam video yang dibuat, Holis menunjukkan permukaan jalan yang berlubang, berlumpur, dan membuat kendaraan sulit melintas.
Jalan tersebut diketahui merupakan akses utama warga, namun pemerintah tak kunjung melakukan perbaikan.
Sementara itu, video lanjutan menunjukkan Holis yang terlihat dikelilingi sejumlah orang dan suasana terlihat tegang.
“Hayang ténar sia? Rék ngajago di media sosial [Ingin tenar anda? Mau berlagak jagoan di media sosial],” ujar salah satu pria dalam video tersebut.
Kemudian orang lain terdengar menuduhnya sebagai pencari sensasi dan popularitas dengan unggahan video jalan rusak tersebut. Seseorang bahkan menyebutkan konsekuensi dari tindakan mengunggah konten kritikan tersebut.
Belakangan diketahui sebagian pihak yang melakukan dugaan intimidasi tersebut dekat dengan aparat desa.
Video dugaan intimidasi itu pun memicu reaksi dari masyarakat. Aksi itu dinilai menunjukkan sikap antikritik dari pihak pemerintah desa. Padahal, masyarakat memerlukan ruang aman untuk menyampaikan kritikan dan keluhan. (*)

Redaksi Mitrapost.com






