Mitrapost.com – Upaya pencarian terhadap dua korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo terus dilanjutkan. Tim SAR Gabungan akan memperluas area pencarian sekitar lima nautical mile atau lebih dari 9 Km dari pencarian sebelumnya.
“Kita perluas lagi area pencarian, kita tambah lagi kurang lebih lima nautical mile dari (area) pencarian sebelumnya,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fatur Rahman, dikutip CNN Indonesia.
Selain itu, pihaknya juga mengerahkan lebih banyak tim, sehingga sampai saat ini ada sebanyak 160 orang yang bertugas melakukan pencarian korban KM Putri Sakina. Petugas juga memperpanjang proses pencarian hingga Rabu (7/1/2025).
Fatur mengatakan, kendala yang masih dijumpai oleh tim selama proses pencarian adalah perubahan cuaca yang cepat, serta arus laut yang kuat.
“Untuk tantangan pencarian sampai saat ini, arus permukaan dan arus bawah cukup kuat. Meski demikian, tim tetap berupaya maksimal melanjutkan pencarian,” kata dia.
Sebelumnya, KM Putri Sakinah tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (26/12/2026) lalu.
Kapal tersebut dinaiki 11 orang, terdiri dari enam orang keluarga pelatih klub sepak bola Valencia CF dari Spanyol, empat kru kapal, dan satu orang pemandu wisata. Sebanyak tujuh orang selamat, sementara empat WN Spanyol hilang pada saat kejadian.
Sampai dengan Minggu (4/1/2026), dua korban hilang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban Fernando Martin Carreras (FMC) ditemukan pada Minggu pagi, sementara jasad putrinya ditemukan pada Senin (29/12/2025).
“Dapat kami sampaikan bahwa benar jenazah tersebut adalah salah satu korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah II yang terjadi pada 26 Desember 2025. Berdasarkan hasil identifikasi, korban atas nama Martin Carreras Fernando, berjenis kelamin laki-laki, berusia 44 tahun,” kata Fathur Rahman, dikutip MetroTV News. (*)

Redaksi Mitrapost.com






