Mitrapost.com – Guru juga menjadi sasaran penerima dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut, hal itu sudah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 terkait Perluasan Penerima MBG.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang bahkan sempat menegur Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena guru tak mendapatkan jatah. Hal itu terjadi saat ia mengunjungi MBG hari pertama tahun 2026 di SMK Negeri 1 Jakarta.
“Semua guru harus dapat ya, sudah tertuang dalam Perpres, masa’ di sekolah ini belum dapat? Harus dijalankan ya, semua tenaga pendidik, termasuk mau itu tenaga kebersihan, yang menyapu, tenaga Tata Usaha (TU) juga harus dapat,” ujarnya dilansir dari Antara.
Ia juga meminta SPPG agar bisa mengkreasikan menu makanan terutama ikan yang memiliki kandungan protein yang dibutuhkan anak.
“Mungkin mereka ingin ikan lele, jangan telur terus, karena kalau permintaannya banyak harganya bisa naik, jaga supaya enggak naik maka ganti jadi ikan,” jelasnya.
BGN sendiri telah membangun sebanyak 19.188 SPPG sepanjang tahun 2025. Dengan jumlah SPPG tersebut, ada sebanyak 55,1 juta orang yang menjadi penerima manfaat meliputi siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
BGN menargetkan, 82,9 juta penerima manfaat dapat tercapai pada Februari 2026. (*)

Redaksi Mitrapost.com






