Pati, Mitrapost.com – Stadion Joyokusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, rencananya bakal direvitalisasi pada tahun 2026 dan 2027 secara bertahap. Adapun sumber dananya berasal dari Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Rekso Suhartono menyampaikan bahwa revitalisasi akan berfokus pada dua area, yakni lapangan sepakbola dan tribun.
“Untuk revitalisasi stadion dikhususkan untuk lapangan sepakbola beserta tribunnya, mungkin yang tersisa lapangan tenis, panahan dan beberapa sekitarnya untuk yang di area belakang,” ujar Rekso.
Teknis pembongkarannya bakal dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.
Harapannya, Stadion Joyokusumo selalu menjadi wadah bagi masyarakat Kabupaten Pati dalam beraktivitas positif, termasuk berolahraga.
“Tentunya dengan revitalisasi stadion Joyo Kusumo nanti menjadi wadah mereka untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif tentunya dengan sepakbola,” jelasnya.
“Karena sepakbola ini sudah standar nasional bahkan standar FIFA tentunya akan menjadikan wadah-wadah mereka untuk beraktivitas olahraga yang positif,” lanjutnya.
Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arif Wahyudi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pati masih menunggu Detail Engineering Design (DED) dari Kementerian PU.
Terkait bagian mana saja yang akan direvitalisasi, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail.
“Saya belum bisa menyampaikan terkait pembangunan Stadion Joyo karena DED belum jadi dari kementerian,” jelas Arif.
Sampai saat ini, pihaknya masih berusaha untuk melakukan koordinasi lanjutan atas rencana revitalisasi Stadion Joyokusumo Pati.
Sebelumnya, Bupati Pati Sudewo menyebut revitalisasi Stadion Joyokusumo bakal menelan anggaran sekitar Rp150 miliar dari Kementerian PU
“Di tahun 2026 dimulai renovasi Stadion Joyokusumo. Renovasi Stadion Joyokusumo oleh bapak Menteri PU, dilaksanakan selama dua tahun, 2026 dan 2027, anggaran sekitar Rp150 miliar,” ucap Sudewo. (*)

Wartawan Mitrapost.com




