Mitrapost.com – Narapidana yang terafiliasi dengan gangster melakukan penyanderaan terhadap 46 orang di tiga penjara Guatemala beberapa waktu lalu. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak delapan petugas kepolisian meninggal dunia.
“(Kami) menyesalkan kematian delapan petugas dalam menjalankan tugas di tangan para penjahat,” terang petugas kepolisian Guatemala dalam sebuah pernyataan, Minggu (18/1/2026), dikutip AFP.
Peristiwa penyanderaan tersebut terjadi pada Sabtu (17/1/2026). Para narapidana yang masuk dalam anggota gang memprotes pemindahan para pemimpinnya ke penjara dengan keamanan maksimum.
Akhirnya, penjara berhasil dikuasai kembali oleh aparat pada Minggu. Polisi dan tentara memasuki penjara keamanan maksimum Renovacion I di Escuintla menggunakan kendaraan lapis baja dan gas air mata.
“Itu adalah operasi yang berlangsung tanpa korban jiwa di kedua pihak, dan kami berhasil menyelamatkan sembilan sandera yang ditahan oleh para teroris ini,” kata Menteri Dalam Negeri Marco Antonio Villeda.
Tak lama setelahnya, Kementerian Dalam Negeri mempublikasikan video yang menunjukkan petugas telah menangkap terduga pemimpin geng Barrio 18 di Guatemala yang diidentifikasi sebagai Aldo Dupie alias El Lobo.
Gang Barrio 18 dan geng saingannya Mara Salvatrucha (MS-13) disebut melakukan banyak perdagangan narkoba dan kekerasan kriminal di negara bagian Amerika Tengah tersebut.
Selain itu, Presiden Guatemala Bernardo Arevalo juga mengumumkan telah mengadakan rapat kabinet darurat untuk mengambil keputusan penting terkait keamanan. (*)

Redaksi Mitrapost.com






