Oknum Polisi di NTT Dipecat Usai Aniaya Warga hingga Tewas

Mitrapost.comOknum polisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dipecat usai menganiaya warga hingga tewas. Ia adalah Bripda Oschar Poldemus Aintiran (23).

Bripda Oschar diketahui melakukan penganiayaan terhadap Paulus Pande, warga Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur hingga tewas.

​”Yang bersangkutan sudah dipecat beberapa waktu lalu. Saat ini, ia sedang menjalani proses hukum pidana umum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Kapolres Ende, NTT, AKBP Yudhi Franata dilansir dari Kompas.

Peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi pada Rabu (29/10/2025) lalu. Saat itu, pelaku dan korban menghadiri acara syukuran permandian di rumah warga bernama Tarsisius Tura alias Ius di Kelurahan Rewarangga Selatan.

Mereka sempat minum miras bersama. Dalam kondisi mabuk, Bripda Oschar merasa tersinggung dengan ucapan korban yang dianggap meremahkan.

Bripda Oschar lantas melakukan penganiayaan terhadap korban di sejumlah lokasi. Di lokasi terakhir, korban sudah dalam kondisi lemah dan sempat dipukul kembali beberapa kali hingga tidak sadarkan diri.

Korban pun dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak berhasil diselamatkan. Ia pun dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (30/10/2025) pukul 16.00 WITA akibat luka-luka parah di wajah dan tubuh.

Rekonstruksi kasus ini juga telah digelar pada pada Rabu (21/1/2026) di tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Woloweku, Kelurahan Rewarangga Selatan.

“​Dalam rekonstruksi ini terdapat 12 adegan yang diperagakan,” ujarnya.

Ada 9 saksi yang dilibatkan untuk mencocokkan keterangan yang ada dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

​”Dari 12 adegan yang dilaksanakan ditemukan ada beberapa perbedaan. Namun, kami tetap mengutamakan keterangan dari para saksi untuk merampungkan berkas perkara,” katanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati