Dirut BTN Ungkap 85 Persen Pembeli Rumah KPR Berasal dari Generasi Milenial

Mitrapost.com – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) (BTN), Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan, sekitar 85 persen pembeli rumah yang menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berasal dari generasi milenial.

Artinya, peminat pembelian rumah saat ini mayoritas dipenuhi oleh generasi milenial yang berada dalam kelompok tahun lahir 1981 hingga 1996, yang tumbuh bersama perkembangan teknologi digital dan internet.

“85 persen pembelinya sekarang perumahan-perumahan itu adalah yang pembayarnya adalah para milenial,” jelas Nixon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (28/01/2026).

“Jadi memang secara clear kami juga mengembangkan transaksi nanti di digitalnya sangat terkait dengan kelompok milenial karena memang customer kami terbesar mereka hari ini, karena yang beli rumah biasanya yang pakai KPR justru adalah para milenial,” tambahnya.

Menurut Nixon, generasi milenial disebut menjadi tulang punggung pertumbuhan yang ada di sektor perumahan nasional. Oleh sebab itu, pihaknya menyadari bahwa BTN akan mengarahkan pengembangan layanannya, termasuk dalam transaksi digital agar selaras dengan kebutuhan mereka.

Fokus BTN terhadap milenial tersebut tercermin dari komposisi internal perusahaan, di mana sekitar 80 persen pegawainya saat ini berasal dari kalangan milenial. Bahkan, komposisi antara pegawai pria maupun wanita terbilang relatif seimbang.

“Pegawai kami komposisinya menarik, hampir 50-50 pria dan wanita, dan 80 persen adalah milenial pegawai kita. Jadi memang sengaja mengejar milenial karena memang milenial lah yang menjadi tulang punggung pertumbuhan perumahan Indonesia,” ucapnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati