Mitrapost.com – Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat (AS), Microsoft berencana menggandeng PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) untuk menggelar 200 Megawatt (MW) tenaga surya guna menyuplai kebutuhan listrik data centernya yang ada di Indonesia.
Melansir dari CNN Indonesia, pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Cloud Operations & Innovation Microsoft, Noelle Walsh, dalam kunjungannya ke fasilitas Data Center Microsoft di Karawang, Jawa Barat.
“Dalam waktu dekat kami akan mengumumkan kontrak yang sedang kami kerjakan bersama PLN. Seperti yang telah disebutkan, kami sangat serius dalam hal keberlanjutan, dan ini adalah kontrak berdurasi 10 tahun untuk membawa energi surya ke jaringan listrik di Indonesia,” jelas Walsh.
“200 Megawatt akan membantu, membuat jaringan listrik di sini lebih ramah lingkungan, dan memungkinkan kami untuk menggunakan energi tersebut untuk mengoperasikan pusat data kami,” tambahnya, dikutip Sabtu (07/02/2026).
Pihaknya tidak menjelaskan lebih lanjut terkait dengan adanya rencana penyediaan program ramah lingkungan ini. Namun, langkah yang diambil dijadikan sebagai salah satu wujud keseriusan Microsoft terhadap keberlanjutan di berbagai sisi bisnisnya.
Dalam hal ini, Microsoft sendiri menyatakan komitmennya untuk sebanyak 100 persen bebas energi karbon bagi pemberlakuan operasionalnya di akhir 2025.
“Kami melakukan semua ini (inovasi data center) dengan komitmen untuk menggunakan energi nol karbon 100 persen di seluruh armada kami pada akhir 2025. Dan Anda sudah tahu bahwa sekarang adalah tahun 2026, sehingga kami berharap dapat melakukan lebih banyak lagi dalam periode ini,” ucap General Manager Azure Infrastructure Microsoft, Alistair Speirs.
“Tentu saja, bukan hanya karbon yang terkandung dalam energi yang perlu kami pertimbangkan dalam fasilitas seperti ini,” lanjutnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






