Menteri UMKM Nilai Perusahaan Kargo Masuk dalam Sorotan Terkait Serbuan Impor Murah dari Cina

Mitrapost.com – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia (UMKM RI), Maman Abdurrahman menilai bahwa perusahaan kargo termasuk dalam sorotan terkait dengan penyerbuan barang impor murah dari Cina, baik legal maupun ilegal.

Pernyataan tersebut berdasarkan pada kasus suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyeret sebuah perusahaan kargo bernama PT Blueray.

Menurut Maman, terungkapnya kasus tersebut menjadi sebuah bukti bahwa perusahaan kargo termasuk ke dalam bagian pemain atas fenomena derasnya barang impor yang masuk dari Cina. Oleh sebab itu, pihaknya mengapresiasi langkah tegas yang dilakukan penegak hukum tersebut.

“Saya berterima kasih dan ternyata terbukti bahwa memang salah satu pemainnya adalah perusahaan-perusahaan kargo,” jelas Maman di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dikutip dari Detik Finance.

Dalam hal ini, Maman juga menjelaskan bahwa momentum tersebut dapat dijadikan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah RI terkait dengan pemberantasan barang impor murah sekaligus perlindungan produk UMKM.

Karena menurutnya akan percuma jika produk UMKM diberi akses pembiayaan namun tidak dapat terserap oleh pasar dengan baik, lantaran lebih didominasi barang impor murah maupun ilegal.

“Pada saat UMKM ini sudah memproduksi barang, mereka susah untuk menjual barangnya karena market becek, market kotor. Kenapa kotor dan becek? Karena tadi dipenuhi dengan barang-barang yang tadi ilegal, barang-barang yang impor dari Cina dengan harga yang sangat luar biasa murah, akhirnya UMKM kita mati,” ucapnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati