Pati, Mitrapost.com – Talud sepanjang 20 meter di dekat Perumahan Metaraman Raya, Desa Metaraman, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati yang ambrol, belum juga diperbaiki.
Diketahui, talud tersebut ambrol dikarenakan adanya hujan deras sehingga air sungai meluap. Hal itu memicu terjadinya longsor terhadap talud tersebut.
Salah satu warga Perumahan Metaraman Raya, Hadi mengatakan kejadian itu diawali adanya hujan deras yang memicu terjadinya longsor pada awal Februari. Menurutnya, kondisi itu membuat talud menggantung.
Selang satu Minggu kemudian, tambah dia, air sungai kembali meluap sehingga talud yang menggantung ambrol dengan kedalaman 5 meter.
“Jarak satu Minggu kembali ada air besar talud itu putus akhirnya turun semua, kondisinya seperti ini, menggantung jauh dari permukaan dasar,” terang Hadi.
Ia merasa khawatir kalau tidak segera diperbaiki, mengingat kondisi talud ambrol itu dekat dengan jembatan yang digunakan untuk akses keluar masuk masyarakat setempat.
“Kalau dibiarkan lama-lama jembatan ini pasti turun atau putus,” ucapnya.
Ditemui ditempat yang sama, Ketua RT 1 RW 1 Desa Metaraman, Narwi mengaku dengan kejadian itu, pihaknya telah melaporkan kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pati.
“Sudah lapor ke Disperkim. Tanggapannya kalau sudah tidak hujan nanti diperbaiki, malah tambah parah gini,” kata Narwi.
Lebih lanjut, dia berharap kepada Disperkim Pati untuk segera memperbaiki kondisi talud itu. Pasalnya, kata dia, kalau dibiarkan dikhawatirkan jembatan akan ikut ambrol.
“Segera diperbaiki kalau harapannya, kalau menunggu malah tambah parah, jembatan ikut ambrol malah bahaya,” tandasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com


