Mitrapost.com – Setelah ditemukan adanya potensi serpihan karet di dalam produk, sebanyak dua batch Nestle Milo Snack Bar dilaporkan mengalami penarikan dari peredarannya di Singapura pada Jumat (13/02/2026).
Melansir dari Detik Health, Badan Pangan Singapura atau Singapore Food Agency (SFA) menyatakan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan dari Nestle Singapura terkait adanya penarikan sukarela terhadap sejumlah produk Milo Snack Bar yang diproduksi di Australia.
Dalam hal ini, SFA menyebutkan penarikan tersebut dilakukan lantaran adanya potensi benda asing yang masuk ke produk dalam kemasan. Sebagai pencegahan, otoritas setempat mengeluarkan instruksi kepada sejumlah importir untuk melakukan penarikan produk yang terdampak dari pasaran.
Adapun, di antara dua produk yang masuk dalam penarikan, seperti Nestle Milo Snack Bar (Original) berukuran 210 gram (isi 10 batang) bernomor batch 5324TD15, dengan tanggal kedaluwarsa 31 Agustus 2026, asal Australia.
Kemudian, ada pula produk lainnya yang bernama Nestle Milo Snack Bar (Dipped) berukuran 270 gram (isi 10 batang) bernomor batch 5322TD15, dengan tanggal kedaluwarsa 31 Agustus 2026, asal Australia.
Lantaran SFA memastikan bahwa proses penarikan masih berlangsung hingga saat ini, pihaknya mengimbau kepada seluruh konsumen yang telah membeli produk dengan nomor batch tersebut untuk tidak mengonsumsinya.
Selain itu, konsumen juga dapat menghubungi tempat pembelian masing-masing terkait pertanyaan lebih lanjut ataupun proses pengembalian produk.
“Konsumen yang sudah mengonsumsi dan memiliki kekhawatiran terhadap kondisi kesehatannya disarankan untuk segera mencari nasihat medis,” berikut pernyataan resmi dari SFA, dikutip Rabu (18/02/2026). (*)

Redaksi Mitrapost.com






