Mitrapost.com – Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (BUMN RI) bernama PT Produksi Film Negara (Persero) (PFN) menyebutkan salah satu rencana besarnya terkait dengan pembangunan bioskop pertama milik negara.
Melansir dari Detik Finance, Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah atau yang dikenal oleh publik dengan panggilan Ifan Seventeen mengatakan bahwa bioskop tersebut akan menjadi pilot project bagi PFN dalam rangka mendorong penambahan jumlah bioskop di Indonesia.
“Alhamdulillah untuk ke depan Insyaallah, PFN akan mendirikan bioskop negara pertama yang bernama Sinewara,” jelas Ifan dalam rapat dengar Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), dikutip Rabu (18/02/2026).
Dalam penjelasannya, Ifan mengatakan bahwa pembangunan bioskop Sinewara ini akan dilaksanakan di kawasan kantor PFN, Jalan Otista Raya, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur. Namun, belum disebutkan terkait dengan waktu tepat pembangunan tersebut akan dimulai.
“Jadi ini sebagai pilot project untuk bioskop negara pertama, semoga ini bisa menjadi stimulan dan juga trigger untuk daerah-daerah lain ikut mengembangkan bisnis bioskop negara ini, dengan cara bergabung sebagai shareholder,” ucapnya.
Perlu diketahui, jumlah bioskop di seluruh Indonesia tercatat hanya berada dalam kisaran angka 505 dengan total layar sebanyak 2.401, di mana Pulau Jawa menjadi salah satu pusat terbanyaknya. Pada persebarannya, jumlah bioskop 3 besar tertinggi ditempati oleh Jawa sebesar 70%, Sumatera 15%, dan Kalimantan 5%.
“Idealnya jika dibandingkan dari India, China maupun USA (United States of America) harusnya Indonesia itu mempunyai 20.000 layar yang menjadi target betul kata Mas Angga setengahnya 10.000 layar. Sedangkan dari data yang kami punya sekarang di negara kita tersedia hanya sekitar 2.400 layar, di mana tingkat penyebarannya sangat tidak rata bahkan hanya 25-30% daripada kabupaten kota yang ada di Indonesia mempunyai layar,” katanya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






