5 Saham dengan Potensi Pergerakan Harga Signifikan Rabu, 25 Februari 2026

Mitrapost.comIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak di fase sideways–volatile setelah rebound teknikal dari koreksi awal Februari.

Kondisi pasar saat ini terjadi rotasi sektor dimana sektor energi, komoditas, dan infrastruktur mulai aktif. Transaksi didominasi investor domestik.

Kemudian sentimen global dan arus dana asing masih fluktuatif. Sejumlah saham menunjukkan pola breakout teknikal jangka pendek. Dalam kondisi seperti ini, saham dengan katalis sektoral + momentum teknikal berpotensi bergerak signifikan.

Berikut ini 5 saham berpotensi bergerak signifikan pada Rabu (25/2/2026).

PT Petrosea Tbk (PTRO)

PTRO layak untuk dilirik mengingat fundamentalnya yang kuat yaitu kontraktor tambang terintegrasi, backlog proyek kuat dari sektor batu bara dan nikel, serta didukung grup besar.

Saham ini berpotensi naik di level Rp7.600 — Rp8.200 atau 7% – 15% dari harga penutupan Rp7.125 pada Senin (23/2/2026).

Hal itu didukung oleh aktivitas tambang yang meningkat dan sektor energi-mineral kembali aktif. Namun ada risiko karena saham ini sensitif terhadap harga batu bara dan nikel. Selain itu, volatilitas tinggi karena karakter saham momentum.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Saham ini ditutup di angka Rp3.740 pada penutupan perdagangan Senin (23/2/2026). MDKA berpotensi naik di level Rp3.960 — Rp4.200 atau naik 6% – 12%.

MDKA memiliki memiliki fundamental yang kuat karena eksposur emas & tembaga. Kemudian proyek hilirisasi mineral & baterai.

Didukung logam mulia yang stabil sebagai safe heaven. Permintaan tembaga global juga meningkat. Namun ada risiko fluktuasi harga komoditas dan capital expenditure besar.

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)

SMGR berpotensi naik 5% – 10% di level Rp3.400 — Rp3.500 dari harga penutupan Rp3.200 pada Senin (23/2/2026).

Secara fundamental, SMGR merupakan market leader semen nasional dan sinergi BUMN konstruksi.

Didukung proyek infrastruktur berlanjut dan permintaan konstruksi kuartal I yang meningkat. Namun ada risiko overcapacity industri semen dan tekanan margin dari biaya energi.

PT Jasa Marga Tbk (JSMR)

JSMR merupakan operator jalan tol terbesar dengan arus kas relatif stabil. Saham ini berpotensi naik. Didukung adanya peningkatan mobilitas jelang Ramadan dan potensi aksi korporasi divestasi ruas tol.

Kenaikannya berpotensi mencapai 4% – 9% yaitu Rp3.900 — Rp4.100 dari harga penutupan Rp3.790 pada Senin (23/2/2026).

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Secara fundamental, MEDC memiliki diversifikasi minyak & gas regional dan ekspansi produksi mencangkup wilayah Asia Tenggara.

MEDC berpotensi naik di level Rp1.800 — Rp1.900 atau 6% – 12% dari harga penutupan Senin (23/2/2026) Rp1.730. (*)

 

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati