Pembukaan IHSG Melemah, Apakah Cocok untuk Scalping?

Mitrapost.com – Kondisi pasar saham Indonesia pagi ini menunjukkan pelemahan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di level 7.374,31. Selain itu, IHSG masih rawan koreksi lanjutan pada hari ini.

Pada perdagangan sebelumnya, mayoritas saham turun, sedangkan hanya 48 saham mengalami kenaikan. Ini mendandakan sentiment pasar masih menunjukkan sinyal bearish kuat. Hal ini disebabkan beberapa faktor, termasuk lonjakan harga minyak global dan konflik geopolitik.

IHSG masih bergerak volatile di area support, menghasilkan pergerakan cepat intraday, sehingga cocok untuk scalping. Saham yang turun tajam sering kali memberikan reversal kecil untuk trading harian, meski harus waspada false breakout dan rebound pendek.

Saham Potensial Scalping pada 9 Maret 2026

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

BBRI termasuk bank BUMN terbesar dengan fokus pembiayaan UMKM dan layanan keuangan luas. Saham ini memiliki volume transaksi tinggi, sehingga likuiditas sangat kuat dan spread tipis. Kinerja keuangannya stabil dengan laba besar dan pertumbuhan kredit konsisten.

EMA5 sering memotong EMA20 pada timeframe 5–15 menit saat pasar volatile, menunjukkan banyak sinyal entry dengan profit bisa diambil cepat. MACD menunjukkan sinyal momentum jangka pendek. RSI berada di antara 40–60, sehingga cocok untuk trading range.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

BMRI merupakan bank BUMN besar dengan kapitalisasi besar dan transaksi tinggi di BEI. Likuiditasnya sangat baikm sehingga order mudah tereksekusi untuk entry dan exit cepat. Kinerja keuangan PT Bank Mandiri kuat.

EMA crossover intraday menunjukkan perubahan momentum harga jangka sangat pendek, muncul saat volume meningkat. MACD sering membentuk golden cross (sinyal beli) saat pasar sedang rebound. RSI berada di area 45–65 saat tren naik ringan.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Perusahaan energi ini harga sahamnya dipengaruhi harga minyak global dan sentimen energi, sehingga perubahannya memicu naik-turun harga saham dalam waktu singkat. Likuiditas cukup baik dengan volume transaksi aktif.

EMA20 lebih tinggi dari EMA50 yang menunjukkan momentum bullish jangka pendek. MACD sensitif terhadap berita komoditas, sehingga momentum cepat berubah. RSI sering bergerak di level 50–70 saat sektor energi kuat.

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Harga saham perusahaan eksplorasi minyak dan gas juga sering volatile, serta kapitalisasi pasar menengah. Likuiditasnya cukup aktif di kalangan trader ritel.

EMA pendek (EMA5/EMA10) sering bergerak tajam mengikuti volume. MACD sering memberi sinyal breakout setelah konsolidasi. RSI sering cepat masuk area overbought atau lebih dari 70 saat kenaikan pasar signifikan.

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)

Perusahaan investasi infrastruktur dan energi ini memiliki harga saham relatif kecil, sehingga mudah bergerak signifikan dengan dana lebih kecil.

EMA crossover sering memicu lonjakan cepat, serta MACD sensitif terhadap perubahan volume. RSI sering ekstrem di level antara 30–80 karena volatilitas tinggi. Fluktuasi harga cepat, sehingga ada potensi kenaikan persentase besar dalam waktu singkat. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati