IHSG Masih Terpengaruh Sentimen Global, Simak 5 Saham Potensial Naik Esok Hari!

Mitrapost.com – Kondisi pasar saham Indonesia menunjukkan penguatan pada pembukaan tanggal 10 Maret 2025, setelah sebelumnya sempat berada di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berada di level 7.443,05.

Meski berada di zona hijau, mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya, Ada sejumlah faktor yang menekan IHSG beberapa hari ini, terutama sentimen global yang memengaruhi keputusan investor.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyebabkan kenaikan harga minyak global, sehingga investor menghindari aset berisiko. Selain itu, lembaga pemeringkat Fitch mengubah outlook kredit Indonesia menjadi negatif.

Pada perdagangan sebelumnya, ada ratusan saham turun dan hanya sekitar 68 saham yang mengalami kenaikan. Sementara itu, berikut ini kami rangkum 5 saham listing BEI yang diperkirakan akan mengalami kenaikan pada esok hari, 11 Maret 2026!

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

Pada penutupan 9 Maret 2026, harga saham BBRI berada di level Rp3.570. Sementara, potensi kenaikan pada 11 Maret 2026 mendatang berada di kisaran 5%-8%. Untuk hari ini, trader bisa menerapkan strategi buy on weakness di kisaran harga 3.600–3.680.

Salah satu faktor yang mendukung kenaikan harga saham BBRI adalah PT Bank Rakyat Indonesia merupakan salah satu saham bank terbesar dengan likuiditas sangat tinggi di BEI. Fundamental bank besar lebih stabil, sehingga sering menjadi pilihan investor institusi.

Dari segi teknikalnya, MA20 menunjukkan harga mendekati support kuat setelah koreksi besar, sedangkan MACD mendekati fase bottom yang menandakan potensi bullish crossover jika harga berbalik arah naik. RSI mendekati area oversold (harga turun), yakni di angka 30–40.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Pada penutupan 9 Maret 2026, harga saham BBCA berada di level Rp6.875. Sementara, potensi kenaikan pada 11 Maret 2026 mendatang berada di kisaran 4%-7%. Untuk hari ini, trader bisa menerapkan strategi buy on dip di kisaran harga 6.700–6.850.

Saham BBCA termasuk saham yang berlikuiditas tinggi di BEI, serta memiliki kinerja laba konsisten. Harga saham bank besar biasanya cepat rebound setelah panic selling. MA jangka menengah menunjukkan harga berada di support penting, serta MACD menunjukkan tanda tekanan jual berkurang. RSI netral menuju oversold (harga turun).

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Pada penutupan 9 Maret 2026, harga saham MEDC berada di level Rp1.690. Sementara, potensi kenaikan pada 11 Maret 2026 mendatang berada di kisaran 6%-10%. Untuk hari ini, trader bisa menerapkan strategi buy saat breakout di level 1.850–1.900

Berdasarkan fundamentalnya, emiten energi memiliki sensitivitas tinggi terhadap harga minyak global. Pada saat IHSG turun, saham energi seperti MEDC justru menguat. Sedangkan, teknikalnya, MA20 masih di bawah harga, menunjukkan tren pendek bullish.

MACD menunjukkan sinyal positif atau di atas angka nol, yang mengindikasikan bahwa pasar sedang dalam tren bullish (kenaikan) dengan momentum beli yang cenderung menguat. RSI berada di sekitar 50 atau netral.

Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Pada penutupan 9 Maret 2026, harga saham MEDC berada di level Rp1.660. Sementara, potensi kenaikan pada 11 Maret 2026 mendatang berada di kisaran 8%-15%. Untuk hari ini, trader bisa menerapkan strategi buy saat pullback di level 1.850–1.900.

Saham energi sering mengalami momentum kenaikan saat harga energi naik. MA20 masih mendukung uptrend pendek, serta sinyal MACD menunjukkan bullish momentum. RSI masih berada di sekitar 55–60 atau belum overbought.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Pada penutupan 9 Maret 2026, harga saham TLKM berada di level Rp3.100. Sementara, potensi kenaikan pada 11 Maret 2026 mendatang berada di kisaran 4%-7%. Untuk hari ini, trader bisa menerapkan strategi buy mendekati support di level 3.000–3.080.

PT Telkom Indonesia termasuk perusahaan blue chip defensif dengan cash flow stabil. Likuiditasnya juga tinggi dan sering menjadi target rebound. MA20 berada di support jangka pendek, sementara MACD berpotensi golden cross setelah adanya koreksi. RSI berada di area oversold ringan. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati