Pati, Mitrapost.com – Banjir yang sempat menggenangi Jalur Pantura Pati-Rembang pada Kamis (12/03/2026) siang ini telah surut. Meskipun demikian, pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor diminta berhati-hati karena kondisi jalan masih licin.
Diketahui, banjir mulai menggenangi Jalan Pantura Pati-Rembang tepatnya Desa Ketitang Wetan hingga Raci sejak 08.45 WIB. Kondisi tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat.
Kapolsek Batangan Iptu Muhammad Setiawan mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap meningkat kewaspadaannya. Ia mengatakan bahwa kondisi arus lalu lintas siang hari ini sudah kembali lancar.
“Sementara arus lalu lintas dari timur maupun sebaliknya lancar aman dan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati karena tanggul yang baru agak menjorok ke jalan raya dan genangan masih ada di pinggir jalan sehingga licin khususnya pengendara sepeda motor,” ujarnya dihubungi Mitrapost.com, Kamis siang.
Ia menjelaskan bahwa penyebab seringnya banjir di Jalan Pantura Pati-Rembang itu dipengaruhi oleh intensitas hujan tinggi di wilayah Jaken, Jakenan dan Pucakwangi. Dengan demikian, sungai tidak mampu menampung debit air.
“Pada musim hujan, luapan kali atau sungai sering meluber ke jalan nasional, meningkatkan risiko kemacetan lalu lintas di Jalur Pantura turut Desa Ketitang Wetan,” terang dia.
Sebelumnya ketinggian banjir itu, kata dia, mencapai 5 hingga 10 centimeter dengan panjang 200 meter yang melintasi antara Desa Ketitang Wetan hingga Raci.
“Lokasi terdampak, ruas Jalan Pantura turut Desa Ketitang Wetan dan Raci Kecamatan Batangan yang terdampak, ketinggian air lebih kurang 5 cm sampai 10 cm dan panjang lebih kurang 200 meter,” lanjutnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






