Presiden Prabowo Minta Kabinet Merah Putih Kaji Kebijakan Penghematan BBM

Mitrapost.com – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto meminta kepada anggota Kabinet Merah Putih untuk melakukan pengkajian terhadap kebijakan penghematan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM), sebagai bentuk antisipasi konflik Timur Tengah yang berkepanjangan.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Prabowo mengatakan bahwa naik turunnya harga BBM mampu memengaruhi banyak hal seperti pangan. Oleh sebab itu, permasalahan ini harus segera terselesaikan melalui perlunya langkah pro aktif, yaitu penghematan BBM.

“Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan mempengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa mempengaruhi harga makanan,” jelas Prabowo, dikutip dari CNBC Indonesia.

“Kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM, kita tidak bisa menganggap bahwa apapun yang terjadi kita aman, tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita, banyak negara sudah melakukan langkah-langkah,” tambahnya.

Salah satu dari banyaknya negara yang telah melakukan langkah penghematan konsumsi BBM menurut Prabowo, di antaranya adalah Pakistan. Selain BBM, Pakistan juga tengah menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (Work from Home/WFH).

Dalam hal ini, sebanyak 50 persen pegawai baik swasta maupun pemerintahan telah menerapkan kebijakan WFH dengan pemotongan jam kerja hanya menjadi empat hari saja.

“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet untuk anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan membantu kelompok paling rentan dan lemah,” katanya, dikutip Senin (16/03/2026). (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati