Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mencatat produksi gabah kering giling (GKG) di wilayahnya mencapai 586.948 ton.
Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto mengungkapkan bahwa ratusan ribu ton itu berdasarkan data yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 kemarin.
Ia menambahkan, dari ratusan ribu ton itu jika dikonversikan menjadi beras sebesar 363.907 ton. Hal itu pun menunjukkan hasil yang cukup bagus.
“Adapun untuk produksi gabah kering gilingnya ada di angka 586.948. Kalau dikonversi menjadi beras kurang lebih sekitar 363.907 ton,” jelas Ratri kepada Mitrapost.com.
Dari ratusan ribu ton GKG itu, jelas dia, Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengalami surplus beras sebesar 217.071 ton dengan total konsumsi beras 146.836 ton selama 2025 kemarin.
“Dimana untuk konsumsi beras di Kabupaten Pati sekitar 146.836 ton, sehingga kurang lebih ada surplus 217.071 ton,” terang dia.
Ratri mengaku, dari GKG yang dihasilkan itu berasal dari luas lahan tanam padi seluas 109.710 hektar.
“Sampai dengan saat ini, Pati di tahun 2025 Kabupaten Pati untuk luas lahannya dengan hektaran di angka 109.710 hektar dimana untuk angka produktivitas kuintal per hektarnya di angka 54,63 kuintal,” terang dia.
Untuk tahun 2026 ini, Ratri berharap produksi gabah kering giling mengalami peningkatan dibandingkan 2025 lalu. Pasalnya, di bulan Maret 2026 petani padi di wilayah Bumi Mina Tani telah memasuki musim tanam (MT) kedua.
“Kalau saat ini sudah memasuki MT kedua, ada banyak yang sudah mengolah tanah dan melakukan tanam untuk MT II,” pungkas Ratri. (*)

Wartawan Mitrapost.com






