Cuaca Ekstrem Membuat Perjalanan Whoosh Berhenti, Sistem Sensor Deteksi Benda Asing Masuk Jalur

Mitrapost.com – Kondisi cuaca ekstrem yang sempat melanda wilayah Bandung dan sekitarnya pada Jumat (03/04/2026), membuat perjalanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh dihentikan secara sementara setelah sistem sensor mendeteksi adanya benda asing yang masuk ke jalur.

Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), Eva Chairunisak, menjelaskan bahwa penghentian yang terjadi di KM 126+383 wilayah Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, ini dilakukan sebagai bagian dari upaya antisipasi penjagaan keselamatan perjalanan kereta.

“Kami jelaskan bahwa KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon-Halim sempat dihentikan di KM 126+383 akibat adanya penanganan benda asing berupa seng yang masuk ke jalur karena cuaca ekstrem,” jelas Eva pada Minggu (05/04/2026), dikutip dari CNN Indonesia.

Hujan deras disertai angin kencang dan petir yang menyebabkan tumbangnya sejumlah pohon serta kerusakan fasilitas di beberapa ruas jalan, memungkinkan material ringan seperti seng dapat terbawa angin hingga masuk ke dalam jalur rel KCJB Whoosh.

Meski begitu, sistem sensor jalur KCJB Whoosh lebih dulu mendeteksi keberadaan seng tersebut sehingga potensi bahaya dapat dicegah dengan baik. Dalam hal ini, KCIC menyebut bahwa seluruh infrastruktur, utamanya pada prasarana perkeretaapian tetap berada dalam kondisi aman.

Hal tersebut juga didukung oleh jalur Whoosh yang telah dilengkapi dengan sistem keselamatan berlapis untuk memantau kondisi operasional secara terus menerus.

Di antara sistem keselamatan berlapis tersebut meliputi deteksi benda asing, sensor cuaca seperti hujan dan angin kencang, hingga pendeteksi gempa yang terintegrasi dengan pusat kendali operasi atau Operation Control Center (OCC). (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati