Mitrapost.com – Seorang nelayan tewas usai perahu yang ditumpangi karam di Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu. Sebelum jasad ditemukan, korban sempat hilang.
Korban bernama Ujang Kidik (63) diketahui berada di perahu bersama dengan Berry (43) pada Minggu (5/4/2026). Mereka awalnya pergi bersama melaut untuk mencari ikan. Karena kondisi cuaca badai dan ombak tinggi disertai hujan lebat, perahu yang mereka tumpangi karam.
Berry berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Ujang Kidik dinyatakan hilang pada pukul 16.00 WIB. Operasi pencarian pun dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Polresta Bengkulu, TNI, BPBD Kota Bengkulu, hingga masyarakat setempat.
Pencarian dilakukan dengan mengerahkan berbagai peralatan SAR air, peralatan medis, LCR (Landing Craft Rubber), serta kendaraan operasional seperti double cabin dan truk personel. Proses pencarian sempat menghadapi tantangan cuaca yang tak mendukung.
Tim SAR Bengkulu berhasil menemukan jasad korban beberapa hari kemudian tepatnya pada Selasa (7/4/2026). Lokasi ditemukannya jasad korban berada sekitar 3,5 kilometer dari lokasi perahu milik korban karam.
“Telah ditemukan tim SAR gabungan pada hari ketiga jasad nelayan korban kapal karam di Perairan Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu sore ini,” ujar Humas Basarnas Bengkulu, Mega Maysilva dilansir dari Kompas.
Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Bengkulu untuk penanganan lebih lanjut. (*)

Redaksi Mitrapost.com






