Mitrapost.com – Sebagai langkah mitigasi, Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), Pramono Anung Wibowo, menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan bagi daerah penghasil pangan yang terdampak fenomena El Nino.
Melansir dari Antaranews, Pramono mengatakan bahwa pembahasan khusus terkait adanya potensi dari dampak fenomena El Nino yang diprediksi terjadi sepanjang April hingga September 2026 ini telah dilakukan di jajaran internal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“Tentunya kalau ada persoalan El Nino dan kemudian berdampak pada daerah tersebut, Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan bantuan, salah satunya misalnya pompa dan sebagainya. Kenapa ini dilakukan? Supaya produksi (pangan) nya tetap terjaga,” jelas Pramono di Balai Kota.
Dalam hal ini, sejumlah daerah yang akan mendapatkan bantuan dari Pemprov DKI Jakarta merupakan daerah yang sebelumnya telah bekerja sama terkait dengan pemenuhan pasokan pangan di Ibu Kota Jakarta.
Menurut Pramono, hal tersebut dilakukan akibat DKI Jakarta sebagai daerah konsumtif yang tercatat masih menggantungkan diri pada pasokan pangan dari wilayah lain demi memenuhi kebutuhannya, termasuk dengan beras dan komoditas utama lainnya.
Oleh sebab itu, stabilitas produksi di sejumlah daerah mitra Pemprov DKI Jakarta menjadi sangat penting. Atas hal tersebut, pihaknya juga mengaku akan menguatkan stok pangan impor demi menjaga produksi pangan dalam negeri.
Salah satu di antara komoditas yang telah disetujui adanya penambahan impor adalah daging melalui 7.500 sapi hidup yang ditargetkan didatangkan dari Australia dan ditugaskan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya.
“Saya sudah menyetujui Dharma Jaya untuk menambah impor sapi dari Australia yang kemarin sudah mengirim kurang lebih 3.000, kali ini dari 7.500 target saya izinkan untuk segera dimasukkan,” katanya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






