Pati, Mitrapost.com – Anggaran pelatihan untuk keberlangsungan petani milenial di Kabupaten Pati, Jawa Tengah baru diusulkan. Usulan itu diajukan oleh Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kepada Dinas Pertanian.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan menyatakan komitmennya untuk mendorong penguatan peran petani milenial melalui program pelatihan.
Ia mengaku, meskipun asosiasi petani milenial di Kabupaten Pati belum terbentuk. Namun, koordinasi antara Komisi B dengan petani milenial selama ini telah berjalan.
“Komunikasinya ya kemarin kalau ada pertemuan ada beberapa anggota kelompok tani milenial yang diundang. Tetapi secara organisasi asosiasi kan belum terbentuk,” ujar Muslihan.
Meskipun secara asosiasi belum terbentuk, Komisi B telah mengusulkan penyusunan anggaran kepada Dispertan Pati. Hal itu untuk kegiatan khusus, salah satunya pelatihan petani milenial di Pati.
“Kami sudah mengusulkan kepada Dinas Pertanian untuk nanti anggaran ke depannya ada semacam kegiatan minimal pelatihan kepada petani milenial apa yang menjadi harapan daripada petani milenial dapat diakomodir melalui pelatihan,” terang dia.
Selain itu, Muslihan juga berkomitmen untuk menjembatani program-program dari pemerintah pusat. Langkah itu merupakan bagian dalam mendukung regenerasi petani di Kabupaten Pati.
“Setelah itu kalau ada program dari pusat dapat dibawa kepada Dinas Pertanian untuk dibawa ke daerah dialokasikan kepada kelompok tani khusus milenial,” jelasnya. (Adv)

Wartawan Mitrapost.com






