Semarang, Mitrapost.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng berkomitmen meningkatkan kualitas layanan progam makan bergizi gratis (MBG) di Semarang. Hal itu disampaikan dalam forum Dialog Nasional Praktik Baik Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami terus berbenah dan terbuka untuk belajar. Forum ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat sistem, sekaligus memastikan layanan MBG dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Hingga tahun 2026 sendiri, sudah ada 174 SPPG yang beroperasi di Semarang yang menjangkau lebih dari 281 ribu penerima manfaat.
Sistem pengelolaan dapur dan distribusi layanan juga terus disempurnakan agar semakin efisien dan merata.
Agustina sendiri menilai bahwa program MBG bukan sekedar program jangka pendek. Melainkan investasi besar dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia lebih maju.
“Program ini adalah gerakan bersama untuk menyiapkan generasi masa depan yang sehat, kuat, dan produktif. Pembangunan bangsa harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk kecukupan gizi masyarakat,” paparnya.
Hal yang menjadi sorotan terkait pelaksanaan program MBG sendiri yaitu penguatan rantai pasok pangan, pemerataan distribusi, serta standarisasi menu sesuai kebutuhan tiap jenjang pendidikan.
Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, ia berharap pelaksanaan program pun bisa berjalan optimal.
“Kita manfaatkan forum ini untuk bertukar pengalaman, mengidentifikasi tantangan, serta mengadopsi praktik terbaik dari daerah lain, sehingga pelaksanaan MBG ke depan semakin efektif dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional RI, Suardi Samiran menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan kualitas pelaksanaan MBG.
“Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan keamanan dan kualitas pangan. Diperlukan pengawasan rutin agar layanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar,” jelasnya. (Adv)

Redaksi Mitrapost.com






