Mitrapost.com – Kondisi pasar pada penutupan terakhir minggu kemarin, Jumat (29/5/2026), melemah akibat penyesuaian pemeringkatan indeks pada saham Indonesia di Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan tekanan pada saham perbankan.
Meski demikian, pada perdagangan sebelumnya, sejumlah sektor, seperti infrastruktur, barang baku, dan energi, menunjukkan penguatan dan mencatat lonjakan harga signifikan. Kenaikan lanjutan diprediksi terjadi pada sejumlah saham pada perdagangan 2 Juni 2026 mendatang.
Lantas, apa saja saham yang potensial mengalami kenaikan harga pada 2 Juni 2026? Simak selengkapnya berikut ini!
PT Petrosea Tbk (PTRO)
Saham PTRO berpotensi mengalami kenaikan 8% hingga 15% pada 2 Juni 2026. Kenaikan harga saham didukung ekspansi jasa pertambangan dan proyek, serta pendapatan backlog kontrak yang masih kuat. Likuiditas PTRO sangat tinggi pasca lonjakan transaksi akhir Mei. Harga saham mengindikasikan bullish kuat, namun belum ekstrem.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BRPT berpotensi mengalami kenaikan 7% hingga 12% pada 2 Juni 2026. Potensi kenaikan harga saham berasal dari sentimen positif perusahaan dan sektor petrokimia. Setelah rebalancing MSCI, PTRO menjadi tujuan rotasi dana spekulatif. Harga berada pada fase bullish acceleration.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
Saham BREN berpotensi mengalami kenaikan 6% hingga 12% pada 2 Juni 2026. Kapitalisasi perusahaan besar sehingga relatif mudah menarik dana asing. Selain itu, kenaikan harga didukung sentimen energi terbarukan yang masih menjadi daya tarik investor institusi. Harga menunjukkan bullish kuat.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Saham AMMN berpotensi mengalami kenaikan 5% hingga 10% pada 2 Juni 2026. Kinerja perusahaan didukung harga tembaga dan emas yang relatif stabil. AMMN merupakan salah satu saham mineral favorit investor asing. Ada rebound kuat dari area support.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
Saham AMMN berpotensi mengalami kenaikan 4% hingga 8% pada 2 Juni 2026. Kinerja laba dan kualitas aset tetap kuat. Harga sudah berada dekat area support penting. Teknikal (MACD) menunjukkan pelemahan mulai mereda, dan menarik untuk skenario technical rebound. (*)

Redaksi Mitrapost.com






