Pelajar di Bogor Dikeroyok karena Ingin Masuk Geng, Kasus Berakhir Damai

Mitrapost.com – Kasus pengeroyokan pelajar sekolah di Bogor, Jawa Barat (Jabar), berakhir damai. Kesepakatan tersebut diambil setelah kedua belah pihak dari keluarga korban dan para pelaku melakukan diskusi di kepolisian.

Selain itu, sebagai bentuk tanggung jawab, pihak keluarga pelaku akan memberikan kompensasi terhadap korban. Para pelaku juga diharapkan bisa mendapatkan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

“Saya perwakilan dari orang tua pelaku dari kemarin itu udah diskusi dengan keluarga korban dan juga pihak berwenang. Lalu kami menyepakati keputusan akhir, kami memutuskan untuk damai dari kedua belah pihak, dengan tanggung jawab tentunya, kompensasi terhadap korban,” kata perwakilan orang tua pelaku bernama Devi, Jumat (5/6/2026), dikutip Detik.

“Mungkin tambahan juga harapannya untuk ke depannya tidak ada lagi terulang jadi seperti ini. Harapannya juga dari pihak berwenang juga terkait itu bisa dilakukan pembinaan terhadap pelaku juga, agar tidak ada lagi juga kekerasan maupun di sekolah maupun di luar sekolah,” lanjut dia.

Kesepakatan damai itu juga turut disetujui oleh pihak orang tua korban. Pihaknya mengaku sudah memaafkan perbuatan pelaku. Keluarga korban berharap pelaku bisa dibimbing, kemudian dilarang nongkrong sepulang sekolah demi keselamatan bersama.

“Iya yang sudah-sudah aja. Yang terpenting ke depannya mereka tidak terulang lagi, saya sudah memaafkan semuanya,” kata orang tua korban, Iis.

“Sedikit sih ada (waswas), cuma saya percaya sama sekolah agar bisa terus dibimbing kembali di sekolah juga. Iya lah pasti (dibina di rumah), supaya pulang sekolah langsung pulang, tidak nongkrong lagi demi keselamatan anaknya juga,” lanjut dia.

Sebagai informasi, sebelumnya viral video pengeroyokan yang dilakukan sejumlah remaja yang masih mengenakan seragam sekolah. Sementara, korban tampak tertelungkup setelah dipukul dan diinjak-injak oleh pelaku.

Setelah melakukan penelusuran, Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota mengamankan enam orang pelaku pada Kamis (4/6/2026). Kasus itu kemudian ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bogor Kota.

“(Pelaku pengeroyokan) sudah kita amankan, sekarang ditangani unit PPA Sat Reskrim Polresta Bogor Kota. Jadi di dalam video itu ada tujuh orang, salah satunya korban. Pelaku berasal dari SMK yang berbeda, namun ada satu orang yang berasal dari sekolah yang sama dengan korban,” kata Kapolsek Bogor Timur, AKP Asep Sundana.

Kejadian itu sendiri diketahui berlangsung pada siang hari di kawasan Ciheulet, wilayah Bogor Timur. Sementara itu, korban dan pelaku diketahui saling mengenal sebelumnya. Motif pengeroyokan tersebut lantaran korban ingin bergabung ke geng, sehingga dilakukan ospek.

“Pemicunya itu si korban ini kan mau masuk (bergabung) ke kelompok mereka itu, jadi semacam diospek ya, cuma dengan cara begitu. Jadi semuanya itu kan tujuh orang tu di dalam video itu, nah si korban ini yang namanya R mau masuk ke kelompok mereka itu,” kata Asep.

“Jadi untuk masalah lain yang jadi pemicu sampai terjadi penganiayaan sih nggak ada, cuma syarat masuk kelompok mereka itu seperti itu,” lanjut dia. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati