Pati, Mitrapost.com – Pembangunan mall di Plaza Puri, Kecamatan Pati telah diwacanakan. Hal itu berdampak kepada para pedagang di lokasi tersebut yang harus mengosongkan tempat jualannya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengungkap, hingga saat ini pihaknya belum pernah diajak komunikasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkait wacana pembangunan mall di Plaza Puri.
“Kami belum mendapat informasi Komisi B sampai saat ini, belum pernah diajak komunikasi terkait adanya itu,” ujar Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, dihubungi melalui sambungan telepon.
Jika rencana itu benar-benar direalisasikan, kata dia, Pemkab Pati harus intens melakukan komunikasi dengan pedagang di lokasi tersebut. Langkah itu diharapkan supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
“Yang terpenting, pihak pedagang yang sudah pernah melakukan kontrak di Puri itu harus ada komunikasi. Apakah masa kontraknya selesai atau belum, misalnya selesai bulan apa tanggal berapa, tahun berapa harus dikomunikasikan biar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan,” jelasnya.
Bahkan, lanjut dia, jika ada pengalihan pedagang harus dijelaskan mekanisme yang dilakukan. Terkait wacana pembangunan mall tersebut, pihaknya sendiri mengaku ikut mendukung. Dengan catatan, pembangunan mall harus menaati aturan yang berlaku.
“Akan tetapi dengan adanya wacana untuk pendirian mall di Pati, pada prinsipnya kami ikut mendukung,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengaku mendukung adanya pembangunan mall di Kabupaten Pati sebagai tempat rekreasi.
Pihaknya mengatakan telah menawarkan plaza puri itu kepada investor untuk dikembangkan menjadi mall di Kabupaten Pati. Pihaknya menyebut, ada tiga investor dari Jakarta mulai tertarik.
“Kemarin kami sudah tawarkan di beberapa investor mana yang tertarik untuk membangun investasi mall di Kabupaten Pati, karena Bapak Ibu ketahui semua di Pati ini butuh tempat yang representatif untuk masyarakat di Kabupaten Pati untuk bisa bertamasya atau memiliki mall yang bagus,” jelasnya.
Rata-rata ketiga investor yang mulai tertarik itu, sudah mempunyai mall di Jakarta. Hingga kini, proses penawaran di Kabupaten Pati masih terus berlanjut. (Adv)

Wartawan Mitrapost.com






