Semarang, Mitrapost.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng terus mendorong transformasi digital di Kota Semarang. Terlebih saat ini Kota Semarang mendapatkan kesempatan untuk masuk keanggotaan ASEAN Smart City.
Hal itu ia sampaikan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) II Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang dan Wali Kota Semarang.
“Kami kan baru saja mendapatkan keanggotaan untuk menjadi ASEAN smart city. Lalu kami mengundang DP2K untuk memberikan masukan terhadap proses persiapan yang sudah dilakukan teman-teman untuk menjadi juara dari kota-kota itu. Tapi itu tidak menjadi goal utama,” ujar Agustina.
“Goal utamanya adalah semua layana yang ada di Kota Semarang bisa disatukan dan diakses oleh masayrakat untuk memperbaiki hal yang ada. Kemudian kita buat namanya SDGs,” lanjutnya.
Pihaknya juga berkomitmen membenahi aplikasi “Semarang Dalam Genggaman Saya” (SDGs) sebagai langkah menuju digitalisasi.
“Melalui aplikasi “Semarang Dalam Genggaman Saya” (SDGs), kita satukan semua layanan agar lebih mudah diakses. Memang masih banyak kekurangan yang harus kita benahi bersama, tapi komitmen kami tetap sama: memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan panjenengan semua,” ujar Agustina.
Agustina menilai, smart city bukan hanya perihal penggunaan teknologi yang canggih atau aplikasi yang rumit. Namun bagaimana birokrasi yang rumit dapat diubah menjadi lebih mudah dan sederhana, serta perbaikan layanan publik.
Selain itu, hal yang terpenting adalah masyarakat Kota Semarang merasa nyaman dan aman.
“Bagi saya, Smart City itu bukan cuma soal kecanggihan teknologi atau aplikasi yang rumit. Kota yang cerdas adalah kota yang bisa menyederhanakan birokrasi, memperbaiki layanan publik, dan yang paling penting: membuat warga Semarang merasa nyaman dan aman,” ujarnya. (Adv)

Redaksi Mitrapost.com






