Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Jumat, 26 Juni 2026, tercatat menguat sekitar 0,19% atau 11,48 poin di level 6.010,34. Namun, laju indeks sempat berbalik arah dan mengalami pelemahan.
Meski begitu, aktivitas pembelian saham (trading) bagi pelaku yang ingin bertransaksi tetap dapat dijalankan sebagaimana mestinya, sekalipun menggunakan metode scalping atau jangka pendek.
Justru, metode ini dijadikan sebagai salah satu pilihan untuk melakukan transaksi di tengah kondisi tersebut, karena tingginya volatilitas ketika pasar menurun justru dapat dijadikan sebagai peluang profit asalkan dilakukan dengan cara disiplin dan penuh strategi tepat.
Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh pelaku (trader ) adalah memperhatikan buying average saham, yaitu cara pembelian saham yang sama selama beberapa kali pada harga yang berbeda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).
Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;
- Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
- Mengelola risiko saat pembelian saham
- Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya
Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping!
BMRI – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Ketika indeks dibuka menguat, BMRI kerap menjadi tujuan aliran dana investor sehingga berpotensi melanjutkan penguatan dengan volume transaksi yang meningkat. Pergerakan harga yang aktif namun relatif terukur menjadikan saham ini menarik untuk strategi breakout maupun pullback trading intraday.
BUMI – PT Bumi Resources Tbk
Pada saat sentimen pasar membaik seperti hari ini, saham BUMI sering mengalami lonjakan volume yang diikuti pergerakan harga cepat, sehingga memberikan peluang bagi trader jangka pendek untuk memanfaatkan momentum breakout maupun price swing dalam satu sesi perdagangan.
DEWA – PT Darma Henwa Tbk
Dalam kondisi IHSG menguat, meningkatnya minat terhadap saham-saham pertambangan dapat mendorong kenaikan volume transaksi DEWA, sehingga membuka peluang technical continuation maupun rebound jangka pendek dengan pergerakan harga yang relatif cepat.
PTRO – PT Petrosea Tbk
Saat pasar berada dalam tren positif, saham PTRO sering mencatat kenaikan volume perdagangan yang disertai volatilitas intraday cukup tinggi. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi trader untuk memanfaatkan breakout maupun pullback dalam timeframe pendek.
PTBA – PT Bukit Asam Tbk
Ketika IHSG dibuka menguat, saham PTBA berpotensi memperoleh tambahan sentimen positif dari meningkatnya minat terhadap sektor energi. Pergerakan yang cenderung mengikuti tren namun tetap menghasilkan swing intraday menjadikan PTBA menarik untuk strategi scalping berbasis momentum dengan risiko yang relatif lebih terukur. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com
