Semarang, Mitrapost.com – Proyek revitalisasi kawasan Lingkar Luar Simpang Lima saat ini tengah berjalan, dan akan disulap menjadi ruang publik modern.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan bahwa pihaknya ingin menghadirkan kawasan yang lebih nyaman, hijau, tertata, dan ramah bagi seluruh masyarakat.
Sehingga tak hanya aspek kecantikan yang diperhatikan, namun juga kualitas infrastruktur, lingkungannya. Serta mendukung aktivitas ekonomi para pedagang.
“Simpang Lima adalah wajah Kota Semarang. Karena itu kami ingin menghadirkan kawasan yang lebih nyaman untuk berjalan kaki, lebih teduh, lebih bersih, bebas genangan, sekaligus tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi dan rekreasi masyarakat,” ujarnya.
Penataan kawasan tersebut meliputi jalur pedestrian yang akan diperlebar, sehingga lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki hingga penyandang disabilitas.
Agar tak muncul genangan, sistem drainase baru juga akan dibangun sehingga aktivitas masyarakat tak mengalami gangguan.
Pada kawasan kuliner, Pemkot akan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) khusus agar limbah dapat dikelola sehingga tak mencemari lingkungan.
“Kami ingin kawasan kuliner tetap berkembang, tetapi juga semakin bersih dan ramah lingkungan. Limbah dari aktivitas pedagang akan diolah terlebih dahulu sehingga saluran drainase tidak mudah tersumbat oleh minyak maupun sisa kotoran,” paparnya.
Sejumlah pohon juga dipindahkan sementara ke Kebun Bibit Sampangan agar menjali perawatan. Baru kemudian ditanam kembali.
“Kami tidak menghilangkan ruang hijau. Pohon-pohon tetap kami rawat agar nantinya Simpang Lima tetap menjadi kawasan yang rindang, teduh, dan nyaman dinikmati masyarakat,” paparnya.
Para pedagang akan direlokasi ke shelter depan eks E-Plaza selama penataan dilakukan. Proses revitalisasi sendiri ditargetkan bisa selesai akhir tahun ini.
“Ketika revitalisasi ini selesai, masyarakat akan memiliki ruang publik yang lebih nyaman untuk beraktivitas, berolahraga, berkumpul bersama keluarga, maupun menikmati kawasan kuliner. Pedagang memperoleh fasilitas yang lebih baik, lingkungan menjadi lebih bersih, dan Simpang Lima akan semakin layak menjadi kebanggaan warga Semarang maupun tujuan wisata. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar,” paparnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com


