Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 85,15 poin atau berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan Kamis (2/7/2026) ke level 5.780,26.
Pergerakan IHSG masih dibayangi volatilitas tinggi, namun kondisi ini justru membuka peluang menarik bagi trader harian. Fokus pada saham-saham dengan likuiditas tinggi, volume besar, dan momentum intraday yang kuat.
Berikut saham yang dinilai potensial untuk scalping 2 Juli 2026.
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
BBRI menjadi salah satu saham favorit scalper karena spread yang tipis dan likuiditas tinggi. Saham ini juga merupakan saham yang paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan volume transaksi harian yang besar.
Saham ini pergerakannya sangat sensitif terhadap arus dana asing dan sentimen IHSG, sehingga sering menciptakan peluang technical rebound maupun breakout intraday. Sehingga cocok untuk trader yang mengandalkan momentum dan volume.
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
Saham ini memiliki likuiditas yang tinggi dan menjadi salah satu penggerak utama IHSG. Aktivitas transaksi investor institusi membuat pergerakan intraday relatif aktif.
Selain itu, BMRI berpotensi mengalami technical rebound setelah koreksi pasar. Sehingga menarik untuk strategi buy on weakness dan sell on strength.
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
Saham ini cenderung bergerak lebih agresif dibandingkan IHSG. TPIA juga sering mengalami lonjakan volatilitas saat terjadi rotasi dana ke sektor industri dasar dan petrokimia.
Ada peluang breakout intraday cukup besar ketika volume meningkat. Sehingga cocok untuk trader momentum yang siap menghadapi volatilitas tinggi.
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
BBCA merupakan saham blue chip dengan kapitalisasi pasar terbesar dan spread yang relatif tipis. Likuiditas sangat tinggi sehingga memudahkan entry dan exit.
BBCA kerap menjadi penopang IHSG dan menarik minat investor institusi maupun asing. Pilihan ideal bagi scalper yang mengutamakan stabilitas dan likuiditas.
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
BBNI memiliki volatilitas yang sedikit lebih tinggi dibanding bank-bank besar lainnya. Namun saham ini aktif diperdagangkan oleh trader harian karena volume transaksi yang besar.
BBNI berpotensi memberikan peluang technical rebound apabila tekanan jual mulai mereda. Sehingga cocok untuk memanfaatkan pergerakan intraday yang cepat. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com




