Pati, Mitrapost.com – Nelayan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dapat bernafas lega. Hal itu dikarenakan harga bahan bakar minyak (BBM) khusus nelayan non subsidi jenis solar yang dipergunakan untuk mengoperasikan kapal di atas 30 GT bakal segera turun.
Penurunan harga ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Hadi Santoso. Ia menyebut, besaran harga BBM khusus nelayan jenis solar akan turun menjadi Rp15.000 per liter dari sebelumnya mencapai Rp30.000 per liter.
“Dari sekitar Rp30.000-an menjadi Rp15.000 per liter,” jelas Hadi kepada Mitrapost.com melalui pesan singkat, Rabu (15/07/2026) siang.
Ia menyampaikan bahwa pengumuman penurunan harga BBM khusus nelayan jenis solar itu telah disampaikan pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian).
Menurutnya, penurunan harga BBM khusus nelayan ini sangat membantu para nelayan dan pemilik kapal.
“Ya mas kemarin sudah ada pengumuman dari Menko Perekonomian. Dan tentunya ini sangat membantu bagi para nelayan dan pemilik kapal,” terang dia.
Mengenai jadwal penerapan harga BBM khusus nelayan non subsidi Rp15.000 per liter, pihaknya masih belum mengetahui. Meski demikian, pihaknya tetap ikut senang dengan kabar penurunan harga tersebut.
“Semoga segera direalisasikan agar kapal-kapal bisa segera melaut dan menggerakkan perekonomian di Juwana dan sekitarnya,” jelasnya.
Sebelumnya, ribuan nelayan di muara sungai Juwana Pati sempat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati pada 4 Mei 2026 lalu. Ribuan nelayan itu menuntut penurunan harga BBM khusus nelayan.
Adapun imbas dari kenaikan harga BBM khusus nelayan Rp30.000 per liter, kapal sebanyak 1.500 sampai 1.600 monggok melaut. (*)

Wartawan Mitrapost.com


