Mitrapost.com – Banjir menerjang Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (18/7/2026) malam.
Akibatnya, 450 warga pun terpaksa mengungsi dan 60 orang lainnya sempat terjebak karena aliran air yang meluap ke permukiman.
“450 warga itu mengungsi ke rumah kerabat yang aman dari banjir,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur dilansir dari Kompas.
Sebanyak 60 warga yang terjebak, terisolasi karena tingginya debit air yang menggenangi kawasan permukiman dalam waktu singkat. Namun mereka telah berhasil dievakuasi.
“Korban sudah evakuasi mandiri dan ada sebagian dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD Agam, Basarnas, PMI, Polri, TNI dan lainnya,” paparnya.
Kebanyakan warga yang mengungsi memilih ke rumah kerabatnya yang lokasinya lebih aman dari genangan.
Banjir juga tercatat melanda wilayah Jorong Labuah. Akibatnya, sebanyak 250 warga mengungsi karena ketinggian air mencapai 70 cm. Curah hujan tinggi memang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu sore. Akibatnya, Sungai Batang Tumayo pun meluap.
“Ini merupakan banjir yang sering terjadi, karena sungai mengalami pendangkalan pasca-banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025,” ujarnya.
Daya tampung air sungai pun menjadi berkurang karena pendangkalan tersebut. Sehingga risiko terjadi banjir lebih tinggi.
Pihak BPBD memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kondisi terbaru melaporkan banjir sudah mulai surut. Sebagian warga juga telah kembali ke rumahnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






