Nelayan Tradisional di Pati Minta Bantuan Sembako untuk Janda-Jompo Segera Direalisasikan

Pati, Mitrapost.com – Nelayan tradisional di Kabupaten Pati, Jawa Tengah minta bantuan paket sembako untuk nelayan tradisional janda dan jompo segera terealisasi.

Koordinator nelayan di Pati, Ahmad Fikri Nasrullah menyebut, ada 1.853 total keseluruhan nelayan tradisional janda dan jompo di wilayahnya. Fikri menjelaskan, dalam tiga tahun terakhir ini nelayan tradisional janda dan jompo belum pernah mendapat bantuan sembako.

“Nelayan baru 3 tahun ini belum pernah mendapat bantuan sembako untuk janda dan jompo nelayan,” ujar Fikri kepada Mitrapost.com.

Oleh karena itu, pada hari Rabu (22/07/2026) ini, pihaknya bersama nelayan tradisional yang lain melakukan audiensi dengan Komisi B DPRD Kabupaten Pati. Ia berharap, melalui audiensi ini, bantuan paket sembako bagi nelayan tradisional jompo dan janda dapat segera terealisasi.

“Harapan saya, setelah selesai audensi di anggota Dewan Komisi B, biar segera terealisasi bukan hanya sekedar dibicarakan saja,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Hadi Santoso mengatakan, bantuan paket sembako bagi nelayan tradisional janda dan jompo akan diusulkan melalui APBD Perubahan tahun 2026 ini.

“Kami usulkan anggaran di Perubahan Tahun Anggaran 2026,” ujar Hadi.

Ia menyebut, satu paket sembako biasanya berupa 5 kilogram beras, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram.

“Sesuai Perbup 78 Tahun 2021, 1 paket isinya beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram,” terang dia.

Ia mengatakan bahwa batuan tersebut sudah lama ada. Akan tetapi di tahun 2024 dan 2025, bantuan tersebut tidak ada. Untuk itu, di tahun 2026 ini, DKP Pati berkomitmen untuk merealisasikan melalui APBD Perubahan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati