Pati, Mitrapost.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati, Jawa Tengah, memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-35. Dalam rangka peringatan itu, MAN 1 Pati turut menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak, Rabu (29/07/2026).
Untuk diketahui, seminar nasional mengusung tema “Ruang Aman untuk Semua: Mewujudkan Lingkungan Ramah Perempuan dan Anak.” Kegiatan ini diikuti oleh 145 peserta, terdiri dari siswa dan guru pendamping dari 48 sekolah di Jawa Tengah. Hadir pula perwakilan alumni MAN 1 Pati yang saat ini menempuh pendidikan di 10 perguruan tinggi di Indonesia.
Kegiatan itu juga menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah, Faisa Mukti Septyani, dan Guru Besar Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Tri Marhaeni Pudji Astuti.
Kepala MAN 1 Pati, Moh. Kodri, mengatakan bahwa seluruh program yang dirancang di MAN 1 Pati bertujuan untuk melindungi dan menyelamatkan anak-anak melalui langkah-langkah nyata. Menurutnya, sejauh ini pemberian bimbingan teknis kepada guru, siswa, dan pembenahan sarana dan prasarana telah dilakukan guna mewujudkan sekolah ramah anak.
Ia menambahkan, melalui materi yang disampaikan para narasumber, pihaknya berharap terciptanya ruang lingkup pendidikan yang nyaman, serta menguatnya sinergitas antara guru dan siswa.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Syaiku, menyampaikan dukungan terhadap deklarasi madrasah ramah anak di MAN 1 Pati ini. Langkah itu dinilai sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, yakni mewujudkan madrasah yang unggul, ramah, dan terintegrasi.
“Keberhasilan pendidikan itu memang diawali bagaimana anak itu merasa aman dan merasa nyaman di madrasah. Pembelajaran yang bisa dinikmati artinya anak mengikuti pembelajaran dengan penuh kebahagiaan dan tidak merasa terpaksa. Modal ini sangat penting, tidak hanya di madrasah tetapi juga untuk pendidikan secara umum,” kata Syaiku.
Sementara itu, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan penekanan terhadap pentingnya pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
“Pendidikan karakter ini sangat penting, jadi ruang pendidikan khususnya madrasah di Kabupaten Pati ini perlu ditingkatkan. Dengan teknologi yang sekarang luar biasa, anak-anak kita perlu didasari oleh pendidikan karakter dan agama yang kuat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Risma.
Lebih lanjut, Chandra pun memberikan imbauan untuk para siswa di MAN 1 Pati memanfaatkan teknologi secara bijak untuk kegiatan pembelajaran.
“Anak-anak ini lebih mengutamakan menggunakan teknologi untuk membantu pendidikan, bukan untuk dimanfaatkan oleh teknologi,” tandasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






