Kelompok Silat di Surabaya Bakal Gelar Aksi Terkait Kasus Pembacokan Oleh Debt Collector

Mitrapost.comKelompok silat di Surabaya bakal menggelar aksi terkait kasus pembacokan oleh debt collector pada hari ini, Jumat (31/7/2026).

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada Sabtu (25/7/2026) lalu. Rencana aksi itu diketahui dari surat pemberitahuan yang menyebut Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim bakal menggelar aksi dengan mengerahkan 10 ribu massa.

Massa rencananya bergerak ke Jalan Teuku Umar dan mendatangi Polrestabes Surabaya.

“Aksi damai menolak kekerasan dan mendesak penegakan hukum untuk segera menangkap dan mengadili oknum debt collector atas penganiayaan dan pembacokan terhadap saudara kami PSHT,” bunyi surat tersebut.

Sementara itu, Kasatintelkam Polrestabes Surabaya Kompol Awaludin Wijaya membenarkan adanya surat pemberitahuan aksi tersebut.

“Terkait rencana aksi tersebut, surat pemberitahuannya memang sudah masuk dan sudah kami terima,” paparnya dilansir dari Kompas.

Pihaknya mengaku siap memfasilitasi audiensi ataupun mediasi antara dua belah pihak.

“Kalau memang nanti teknisnya seperti itu, akan kami mediasi atau kami fasilitasi untuk audiensi. Kami berupaya agar persoalan ini bisa diselesaikan terlebih dahulu melalui mediasi,” paparnya.

Ia pun berpesan kepada para massa agar nantinya dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi.

“Surabaya adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita jaga bersama-sama, kita rawat bersama-sama, sehingga kita bisa hidup berdampingan dengan rukun,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi pembacokan dilakukan debt collector terhadap petugas parkir di Jalan Basuki Rahmat Surabaya pada Sabtu (25/7/2026), sekitar pukul 03.15 WIB

Kejadian bermula dari debt collector SL (31) warga Sidoarjo melihat mobil sasarannya terparkir di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.

Mobil Suzuki bernomor polisi W 1508 AW tersebut menunggak pembayaran sehingga ia hendak menarik mobil tersebut.

Tersangka sempat menanyakan kepemilikan mobil tersebut kepada petugas keamanan. Namun pemilik kendaraan menolak menyerahkan mobil tersebut hingga terjadi cekcok.

Empat orang tukang parkir pun terlibat cekcok dengan tersangka hingga terjadi aksi saling pukul. Tersangka pun meminta bantuan temannya.

Tersangka kembali bersama temannya dan mencari petugas parkir tersebut. Mereka mengambil parang yang disiapkan dan membacok tukang parkir hingga luka parah.

Dalam kasus ini, ada tiga orang yang terluka, salah satu adalah teman tersangka terkena ayunan senjata tajam. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati