Pati, Mitrapost.com – Masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang tergabung dalam ‘Pati Ora Sepele’ atau POS bakal menggelar kegiatan selama 4 hari berturut-turut. Kegiatan itu merupakan bentuk refleksi demo 13 Agustus lalu.
Koordinator Pati Ora Sepele, Suharno menyampaikan bahwa kegiatan selama 4 hari itu salah satunya adalah melakukan pengawalan persidangan Bupati Pati Nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang pada Senin (10/08/2026) mendatang.
Selain itu, pada tanggal 11 hingga 12 Agustus, Pati Ora Sepele bakal menggelar Urun Rembug Warga yang digelar di Pendopo Kecamatan Tayu. Adapun, pada hari pertama Urun Rembug itu mengangkat isu agraria dan lingkungan di Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak.
“Kegiatan tersebut yang akan dihadiri oleh IHCS, yaitu Indonesia Human Rights Committee for Social Justice. Itu salah satu lembaga yang fokus dengan masalah hak asasi manusia serta keadilan sosial. Terus akan dihadiri oleh DPRD serta BPN Pati,” ujar Suharno di depan Kantor Bupati Pati, Jum’at (07/08/2026) siang.
Sementara untuk hari kedua, tambah dia, Urun Rembug Warga itu bakal mengangkat isu kebijakan Pemerintah Pati tentang ketimpangan sosial dan hukum, serta pengawasan penyelenggaraan bebas dari korupsi serta transparan.
Agenda itu dijadwalkan bakal mengundang ICW hingga Plt Bupati Pati. Termasuk, kata dia, Anggota DPRD Kabupaten Pati maupun API (Aliansi Petani Indonesia) bakal diundang juga.
“Akan dilanjutkan di tanggal 12 siang. Kita akan adakan forum Urun Rembug warga terkait kebijakan pemerintah Pati tentang penyimpangan sosial serta pengawas penyelenggara yang bebas dari korupsi dan transparansi akan dihadiri oleh Api (Aliansi Petani Indonesia) dan ICW serta Chelios,” katanya.
Ia mengatakan, agenda tak hanya berhenti di situ. Pati Ora Sepele juga bakal menggelar Panggung Rakyat sebagai bentuk refleksi satu tahun aksi demonstrasi pada 13 Agustus 2025 lalu.
Lebih lanjut, pada momen puncak bakal digelar di Alun-alun Simpang Lima Pati hari Kamis (13/8/2026) mendatang.
“Kegiatan tersebut akan kami tutup pada tanggal 13 Agustus, yaitu Refleksi satu Tahun Perlawanan Rakyat Pati di Alun-Alun Kabupaten Pati untuk menyampaikan hasil urun rembug kepada eksekutif serta legislatif dan pengawalannya,” pungkasnya.
Ia mengatakan bahwa kegiatan pada tanggal 13 Agustus 2026 nantinya berbeda dengan agenda dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). (*)

Wartawan Mitrapost.com






