Mitrapost.com – Viral salah satu pengunjung Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mengeluhkan tarif parkir yang tak sesuai ketentuan, di media sosial Threads.
Dalam curhatannya, akun bernama @taufanwahyu_ menyebut, dimintai parkir Rp10.000 tanpa ada karcis resmi dari juru parkir.
Dalam unggahannya, pemilik akun juga menandai akun Wali Kota Solo Respati Ardi @respatiardi dan Dinas Perhubungan Kota Solo @dishubsurakarta.
“Sori mau tanya mas wali @respatiardi @dishubsurakarta PARKIR mobil Masjid SYEKH ZAYED emang bener 10Rb ya?,” tulis pemilik akun.
Pemilik akun mengaku sempat membayar Rp5.000, namun juru parkir meminta tambahan sehingga menjadi Rp10.000.
“Nek bener yawis soale parkire tak kasih 5rb gag gelem, njuk tambah dadi 10k gg dpt karcis jg (kalau benar tidak apa-apa soalnya parkirnya saya kasih Rp5.000 tidak mau, minta tambah jadi Rp10.000 tidak dapat karcis).”
“Di video awale tak kasih 5k trus minta 10k (divideo awalnya saya kasih Rp5.000 terus minta Rp10.000),” lanjutnya.
Pihak pemerintah setempat telah menindaklanjuti informasi tersebut. Wali Kota Solo, Respati Ardi menyebut, telah memanggil pihak terkait seperti Kemenag, pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed dan kewilayahan.
“Saya sudah panggil Kemenag, Direktur Masjid Sheikh Zayed, kewilayahan camat, lurah, saya rakorkan untuk mitigasi wilayah, lokasi-lakasi yang ada di sana supaya ada perapian (parkir),” ujarnya dilansir dari Kompas.
Pihaknya telah meminta agar dicarikan solusi agar kasus serupa tak kembali terulang.
“Saya sampaikan Kemenag dan Direktur Masjid Sheikh Zayed untuk memberikan solusi bersama,” terangnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com





