Ditolak Berhubungan Badan, Pria di Pelalawan Riau Rekayasa Pembunuhan Wanita Jadi Bunuh Diri

Mitrapost.com – Pria di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, bernama Jamal atau Udin (27), ditangkap polisi atas kasus pembunuhan wanita yang direkayasa menjadi bunuh diri. Aksi tersebut diduga dipicu lantaran korban menolak diajak berhubungan badan.

“Hasil penyelidikan kami, pelaku ini membuat sandiwara seakan-akan korban ini stres bunuh diri akibat masalah dengan suaminya,” terang Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton, Jumat (14/8/2026), dikutip Detik.

Sebelumnya, korban SS (46) ditemukan tewas di rumah kontrakan milik pelaku, Jalan Markisa, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Rabu (12/8/2026) pukul 20.30 WIB. Pelaku pura-pura menggedor pintu karena tidak ada jawaban dari dalam.

Tetangga kontrakan, P, menyarankan pelaku untuk mendobrak pintu kontrakan karena khawatir korban pingsan. Saksi tersebut juga melihat pelaku mencongkel jendela rumah, kemudian menemukan korban sudah tergeletak.

“Pada saat itu, saksi P melihat korban telah terbaring di ruangan depan dengan mata terbelalak. Saksi kemudian bertanya kepada Jamal ‘Pingsan, Om?’,” jelas Kompol Shilton.

Jamal bersandiwara untuk mengecek kondisi korban, dan mengatakan bahwa SS sudah meninggal dunia. Awalnya, kejadian tersebut diyakini sebagai aksi bunuh diri, sehingga pihaknya melapor ke RT dan pihak kepolisian.

“Selanjutnya Jamal melaporkan kejadian tersebut kepada Pak RT dan tetangga sekitar rumah. Kemudian Ketua RT menghubungi 110 dan melaporkan kejadian tersebut,” ungkapnya.

Namun, setelah melakukan penyelidikan, Tim Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci menduga bahwa korban dibunuh, bukan bunuh diri. Kecurigaan mengarah pada Jamal, kemudian dilakukan penangkapan kurang dari 24 jam.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku dan korban berteman karena sama-sama bekerja di suatu rumah makan. Pada Senin (10/8/2026), SS menemui Jamal dan meminta izin untuk istirahat di rumah kontrakannya karena sedang berselisih dengan suaminya.

“Korban bilang ke pelaku ‘Pinjam dulu kunci rumahmu lah, kakak mau istirahat. Kakak bertengkar sama abangmu (suami korban)’. Dikasih lah kunci itu ke korban saat itu,” ungkapnya.

Pembunuhan diduga terjadi pada malam harinya setelah keduanya terlibat cekcok karena korban menolak berhubungan badan dengan pelaku.

“Korban lagi galau berantem sama suaminya, kemudian si pelaku habis memakai narkoba dan mengajak korban berhubungan badan, tetapi korban menolak. Sehingga, akhirnya pelaku emosional dan mencekik korban hingga tewas,” katanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati