Geger Bayi Ditemukan di Bengkel Desa Ketanen Pati

Pati, Mitrapost.com – Penemuan bayi di sebuah bengkel sepeda motor tepatnya di Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, membuat geger warga setempat. Bayi itu ditemukan warga di dalam kardus.

Kabar penemuan bayi di bengkel Desa Ketanen itu juga diunggah akun Facebook Yulia AS. Dalam unggahan tersebut, tampak seorang bayi ditaruh di dalam kardus.

“Berita baru, viral di Pati, Jawa Tengah penemuan bayi di Ketanen, Trangkil, Pati. Masyaallah bayi apik e ngene dibuang,” tulis akun tersebut.

Kapolsek Trangkil, AKP Suntoro membenarkan adanya penemuan bayi di bengkel Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil pada Selasa (18/08/2026). Ia mengatakan bahwa bayi yang ditemukan itu berjenis kelamin perempuan.

AKP Suntoro menyampaikan, kepolisian setempat untuk saat ini masih dilakukan proses evakuasi. Setelah itu, bayi perempuan itu akan dibawa ke Puskesmas Trangkil.

“Ini masih proses evakuasi, masih proses penyelamatan dulu di Puskesmas sambil menunggu olah TKP,” ujar AKP Suntoro kepada Mitrapost.com melalui pesan singkat, Selasa siang.

AKP Suntoro menjelaskan, saat bayi perempuan itu ditemukan, ari-arinya masih menempel di bagian tubuh. Ari-ari bayi itu bakal dilakukan pemotongan oleh bidan di Puskesmas Trangkil. Sementara itu, bayi dipastikan dalam kondisi sehat.

“Sehat sekali. Masih baru dipotong di Puskesmas,” terang dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin mengatakan, kepolisian setempat masih melakukan pendalaman terhadap bayi perempuan yang ditemukan di bengkel Desa Ketanen tersebut. Pihaknya bakal menginformasikan perkembangan penyelidikan lebih lanjut.

“Betul mas, personel melakukan tindak lanjut dan pendalaman. Untuk pelaporan masih proses mas nanti perkembangan kami update kembali,” jelas dia. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati