Sungai Silugonggo Kering, Tanaman Padi Terancam Puso Meski Sudah Gelontorkan Rp13 Juta

Pati, Mitrapost.com Petani padi dari di Dukuh Putat, Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengeluh mengenai kondisi pengairan Sungai Silugonggo yang kering. Hal itu membuat tanaman padi terancam puso.

Petani padi, Sugiyono (77) mengatakan bahwa dia telah merogoh dana hingga Rp13 juta untuk menanam padi di lahan seluas 0,88 hektar. Sayangnya, Sungai Silugonggo mengalami kekeringan, sehingga tidak bisa dimanfaarkan untuk pengairan.

“Biaya tanamnya saja sawah saya yang luasnya 0,88 hektar atau 8.800 meter itu saja kemarin saja sudah habis Rp13 juta. Itu baru biaya tanamnya,” ujar Sugiyono.

Petani Desa Karangrowo juga ikut menanam padi dengan rata-rata usia 10 sampai 1 bulan. Namun, hal ini terancam gagal total karena sungainya sudah kering.

“Bagi petani di sepanjang sungai Juwana ini, semuanya terancam gagal total. Karena apa? Tanam baru umur satu Minggu sampai satu bulan sungainya sudah kering,” jelasnya.

Menurut dia, kekeringan di sungai Silugonggo sudah berlangsung sejak pertengahan bulan Agustus 2026 ini. Maka dari itu, dia berharap kepada Pemerintah untuk turun menanggapi keluhan petani, apalagi sudah terlanjur mengeluarkan modal.

Supriyono juga mengharapkan adanya pengairan dari Kedung Ombo menuju Sungai Silugonggo Pati. Hal itu dinilai menutup kekurangan air untuk pasokan tanaman padi.

“Kalau bisa ada penggelontoran dari Kedung Ombo sampai ke sini itu pun nanti bisa menambah kekurangan air ini,” katanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati