oleh

BLT Dana Desa Siap Cair, Dispermades Pati: Jangan Sampai Tumpang Tindih dan Kelewatan

Pati, Mitrapost.com – Penyaluran BLT-DD (Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa) direncanakan segera dapat di cairkan. Hal tersebut menyusul dimulainya musyawarah desa khusus untuk memverifikasi data calon penerima BLT Dana Desa.

Kasjono, Kepala Bidang Pembangunan Desa Dispermades (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Pati mengatakan, pendataan calon penerima BLT Dana Desa saat ini sudah dijalankan hampir di seluruh desa se-Kabupaten Pati. Hal ini bertujuan agar tidak ada calon penerima yang terlewat dan tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan sosial lain.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

“Di Kabupaten Pati, untuk mendata calon penerima BLT dilakukan dari lini RT (Rukun Tetangga). Artinya RT nanti atas perintah Kepala Desa dibantu atau bermitra dengan Pendamping Desa, Fasilitator PKH, dan Para Relawan. Dari forum tersebut kemudian diangkat dalam musyawarah desa khusus. Tujuannya adalah untuk menverifikasi atau menvalidasi dari data-data yang terkumpul.” Urai Kasjono kepada Mitrapost.com, Jumat (15/5/2020).

Baca Juga :   Pengkoljagong Mural Festival 2020 Jadi Media Sosialisasi Perdes Lingkungan Hidup

“Karena diharapkan penerima dari BLT dana desa itu jangan sampai tumpang tindih dan tidak ada yang kelewatan. Tumpang tindih artinya penerima BLT Dana Desa jangan sampai juga sudah menerima dari PKH maupun program BLT lainnya. Kelewatan dalam artinya jangan sampai warga yang benar-benar layak menerima tapi ternyata tidak didata,” sambung Kasjono

Dengan Musyawarah Desa khusus ini diharapkan yang terverifikasi bukan hanya orang miskin saja namun orang-orang yang benar-benar terdapak Covid-19 juga bisa terlacak.

“Orang atau warga yang secara kebetulan warga miskin yang terdampak covid misal tukang ojek, asongan, dan lain lain karena ada covid ini terdapat kepada penurunan pendapatannya atau gulung tikar dan tidak mampu mencukupi kebutuhannya. Di dalam data tersebut untuk diangkat ke musyawarah khusus dan diperkuat dengan kades.” Terang Kasjono

Baca Juga :   Serahkan Bantuan Paket APD ke Puskesmas, Endro Anggota DPRD Jateng Beri Motivasi Paramedis

Besaran dari BLT DD ini nantinya adalah Rp.1.800.000 untuk setiap penerima. Dana ini akan diturunkan selama 3 bulan menjadi 3 tahap. Artinya setiap bulannya penerima BLT DD berhak mendapat Rp.600.000. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait