Kekeringan di Sungai Silugonggo, Suplai Air PDAM Pati ke Pelanggan Tersendat

Pati, Mitrapost.com – Suplai air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bening Pati kepada ribuan pelanggan di wilayahnya tersendat.

Direktur PDAM Pati, Prihanto mengatakan, ketersendatan distribusi air PDAM itu dikarenakan Sungai Silugonggo Juwana Pati mengalami kekeringan sejak beberapa pekan terakhir ini.

“Musim kemarau itu di setiap tahun ada. Jadi pelanggan itu sudah menyadari dan mereka sudah tahu Sungai Silugonggo itu kering maka pasokan air ke mereka agak sedikit tersendat,” ujar Prihanto.

Pihaknya kini menggunakan sistem gilir untuk mendistribusikan air PDAM kepada pelanggan. Pasokan air PDAM kini diperkirakan telah berkurang hingga 30 persen.

Akibat mengeringnya Sungai Silugonggo itu, pasokan air dari PDAM itu kini juga di-droping dari luar. Droping air itu untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada pelanggan.

Ia menyebut saat ada sekitar 41 ribu lebih pelanggan air PDAM Pati. Dari jumlah air tersebut, kebutuhan air terhitung sekitar 410-420 meter kubik.

“Total pelanggan itu sekitar 41 ribu sekian. Kebutuhan airnya kalau 41 ribu berarti 410 sampai 420 kubik,” kata dia.

Lebih lanjut, PDAM Pati ke depan juga berupaya mencari alternatif agar tidak bergantung pada suplai air dari Sungai Silugonggo. Prihanto kini tengah melakukan pemetaan terhadap permasalahan ketersediaan air PDAM.

“Maka saya ini baru me-mapping semuanya, saya mitigasi semuanya, permasalahan di tahun 2026 jangan sampai terulang di tahun 2027” tandasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati