Pati, Mitrapost.com – Potensi perubahan cuaca di Kabupaten Pati akhir pekan, Sabtu (05/09/2026), mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap adanya kondisi langit yang berawan di seluruh wilayah.
Melansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi tersebut berasal dari suhu udara Kabupaten Pati yang mencapai hingga 32°C dengan angka terendahnya 21 derajat Celcius. Sementara, kelembaban udaranya berkisar antara 42-87 persen.
Dalam hal ini, 21 wilayah di Pati yang berpotensi berawan meliputi Kecamatan Gabus, Pati, Trangkil, Jaken, Margorejo, Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Cluwak, Batangan, Juwana, Jakenan, Gembong, Tlogowungu, Wedarijaksa, Gunungwungkal, Margoyoso, Tayu, serta Dukuhseti.
Hal yang sama juga terjadi di wilayah Provinsi Jawa Tengah, di mana dari 29 kabupaten dan enam kota, hanya ada dua daerah yang terindikasi udara kabur, yaitu Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Sementara lainnya berpotensi diselimuti langit yang penuh awan.
Dalam hal ini, sejumlah 27 kabupaten yang terindikasi berawan meliputi Kabupaten Grobogan, Batang, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Sragen, Cilacap, Magelang, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Temanggung, Kebumen, Brebes dan Pekalongan.
Kemudian, ada pula Kabupaten Pemalang, Tegal, Semarang, Klaten, Boyolali, Banyumas, Purworejo, Purbalingga. Selanjutnya, untuk enam kota di Jawa Tengah dengan potensi yang sama meliputi Kota Surakarta, Magelang, Salatiga, Tegal, Semarang, dan Pekalongan.
Atas prediksi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Pati untuk siap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem, dengan menyediakan perlengkapan potensi hujan ringan seperti jas hujan dan payung, sekaligus pengonsumsian makanan bergizi untuk sistem imun. (*)

Redaksi Mitrapost.com






